Diposkan pada Cerita

Ditolak Bawa Buah Mangga ke kereta di stasiun Gombong

Selamat malam, jumpa lagi sama tulisan ane yang tak begitu dirindukanโ˜น๏ธ๐Ÿ˜‚ Kali ini ane mau membagikan sedikit pengalaman kemarin kemarinnya kemarin, maaf baru niat banget nulis. Malesnya edan pisan, ane tulis sekarang aje dengan kondisi drop dan kesal, kesal tak ketemu dia๐Ÿ˜ฐ kecewa sih

Eit kembali lagi ya,

Hari itu hari Rabu, 03 Mei 2017. Berangkat tujuan akhir Bandung untuk kembali ke rutinitas awal di kerjaan untuk modal khitbah dll. Berangkat dari rumah di Tambakmulyo Puring menuju stasiun Gombong dianter kaka ane.
Setiba di stasiun, ngawangkong sebentar sama kaka ngalor ngidul ora genah. Lantas buka hp tunjukan barcode kode booking di CTM ( Cetak Tiket Mandiri ). Tret treet trett keluarlah boarding pass tiketnya.

Menunggu beberapa menit untuk check in . Begitu check in dan verifikasi data ok dan valid di system masuklah ane ke peron stasiun sambil bawa barang dlm kardus ( mangga ). Berhenti sejenah dipanggil sama petugas dan porter.

“Mas kue nggawa apa ng kardus?”

“Nggawa asem pak, kepriwe?”

“Kie mambune lho mas, ora kena digawa meng kereta anu nganggo AC, mbok ganggu penumpang liane”

“Lha terus priben pak?”

“Ya ora bisa mas, kue asem kweni mbok yah mambune menyengat ko”

Ya wis terpaksa ane kasihin tuh sama petugase ” nyah pak lah nggo njenengan bae aseme”

Memang dilarangkah yah’? Padahal di hari sebelumnya ada tetangga ane naik di stasiun Maos tidak dipermasalahkan lho, ko aku malah kena masalah.

Padahal itu permintaan bapak ane, hmm cape sore” harus manjat dulu ke pohon smbil petangkringan jhe.

Diposkan pada Cerita

Pengalaman Membuat SIM C

Selamat sore,

Kembali lagi dengan saya yang tak ditunggu dan tak dicari๐Ÿ˜‚

Kembali ane disini ingin berbagi cerita mengenai pembuatan SIM C. Umur 22 baru nyempetin bikin SIM C, 5 tahun ane kemana aje? Haha ya memang waktu dan keuangan tidak sinkron. Ada uang gk ada waktu, ada waktu gk ada uang juga pernah gak ada waktu gk ada uang, lha priben le tole…

Mei 2017 tepatnya tanggal 2 Mei ane memaksakan bikin SIM C, karena memang perlu dan pastinya taat aturan, berkendara harus memiliki surat izin kan. Begitulah warga negara yang baik, ada polisi tidak panik, padahal polisi tidur, ada razia tidak panik. Tapi tetap safety yaa. Punya SIM bukan berarti bebas naik motor begitu aje, prosedurenya dipake. Kirangi gaya – gaya, sayang nyawa dan sayang kamu, ehh๐Ÿ˜‚

Pagi – pagi ane meluncur ke Polantas Kebumen. Ehh untuk prosedure awalnya harus ada surat keterangan sehat ya. Ane lupa dimana alamatnya, kalau dari polantas kebumen lurus aja ke timur, sebelah kiri di asrama apa itu namanya. Disarankan harus pagi biar dapat antrian lebih awal dan tidak menunggu lama. Ane dari rumah jam 07:29 otomatia telat smpai sana jam 08:30 dapat antrian gelombang ke-2 

Memang harus ngantri lama, padet bro kya ngantri sembako hahaa, 

Nanti dipanggil sama petugasnya, harus stand by ya, kalau tidak ya siap – siap gendok ngantri dari awal lagi.

Dipanggil bagian ane, siapkan e-KTP Asli dan foto copy ya, nanti diukur tinggi badan dan berat badan – tes mata di buta warna – foto untuk surat kesehatan.

Biaya 40,000


Melucurlah ke Polantas Kebumen. Cuma 3 menit saja.

Di pintu gerbang ada pos polisi sebagai CS, tanya aja disitu nanti dikasih tau prosedurenya.

Dikasih nomor antrian pula dan blangko untuk data kelengkapan. Diisi seadanya, menyangkut identitas kita tentunya.

Begitu selesai langsung masuk ke ruangan dan diserahkan ke Loket 1 . Hal lucu dan aneh disini, pas ane bingung selanjutnya dimana pas nanya polisi, ehh polisinya bingung juga hmm, ada apakah? Padahal tinggal bilang, langsung ke loket 1 saja data diserahkan.

Menunggu dipanggil ya, jangan pergi kemana”, 

Dipanggil untuk bayar resi sebesar 100,000,- bayar tunai ya, tak bisa debet apalagi nyicil ๐Ÿ˜‚

Menunggu dipanggil untuk pemotretan.

Akhirnya dipanggil juga, sesi pemotretan. Selanjutnya rekam sidik jari lalu tanda tangan, harus cepat yaa, terus cekrek foto. 

Keluar dan menunggu dipanggil petugas untuk verifikasi dan penyerahan berkas.

Persiapan tes teori dan praktek.

Gk ane ceritakan ahh

Intinya mnyangkut tata cara berlalu lintas dech, LULUS.

Praktek dengan sepeda motor.

1. Lurus, zig zag, angka delapan. Sampai lulus dech, klo ngga lulus ya mengulang lagi smpai lulus ya.

LULUS

Jadi dech SIM C

Gitu singkatnya ya

Metu disit gelet panganan. Ada mie ayam di sebrang jalan raya


Mie ayam Rp 8,000.- , es teh Rp 3,000.- , es susu Rp 3,500

Wareg karo wis rampung ya bali.

Kurang lebih nya mohon maaf .

Jangan pake calo!!

Diposkan pada Cerita

Genap 22

Assalamu’alaikum.wr.wb

Malam ini genap sudah usiaku di 22 tahun, 25 April 1995 ke 25 April 2017. Usia berkurang satu demi satu ketika semakin tambahan tahun berjalan ke depan.Menginjak usia 20 tahun sebenarnya suatu hal yang menegangkan, tegang memasuki kepala 2 dengan persiapan menembus kepala 3, 30 tahun. Dan sekarang masuk usia 22 tahun. Serasa masih sama saja dengan hal – hal sebelumnya. Tak ada yang aneh dengan penambahan usia. Dari segi moral mungkin ada perubahan beberapa persen. Mulai cara berfikir, cara mengambil keputusan dan cara lainnya untuk bertahan hidup dan menahan goncangan entah dari sisi dalam atau luar. Dari segi eksternal rasanya fisik biasa saja, pola wajah kekanaka – kanakan yang masih saja melekat erat, minim sisi kewibawaan. Dari segi internal mungkin memang banyak yang ada di kepala, fikiran. Banyak hal yang difikirkan.

Dari segi finansial. Hmm masalah besar sebenarnya. Sisi finansial sepertinya bagian horor dan sangat horor lebih dari sensitif. Itu seberapa penting masalah keuangan. Seberapa besar tabungannya. Hmm minimalis. Mungkin seharusnya hampir setahun lebih bekerja dengan gaji yang tidak tentu dan di bawah UMR Kota Bandung, minimal ada beberapa persen yang lumayan sebagai hasil jerih payah. Mudah – mudahan ada, aamiin.

Dengan harapan besar ingin punya motor setaraf 150 CC. Dibawahnya juga tak masalah, 110 CC. Sebagai transportasi kesana kemari. Dengan gaji minimal dengan rasa syukur yang memang harus lebih besar. Kebutuhan yang memang belum seberapa tapi tanggungan keluarga yang lumayan, dari seorang ayah yang sebenarnya dari sisi tanggung jawab yang tak diinginkan (red, blablabla). Entahlah, semua ada jalannya masing – masing๐Ÿ˜ฐ.

Dari rasa cinta yang mengendap, ingin menikah, menghalalkan anak orang.

Yaa Rabb, tunjukan jalan Mu
Tak berharap banyak di usia ke – 22,

Sehatkan ayah ibu ku, lapangkan dada, lancarkan pula rizkinya.

Dari sisiku, lancarkan rizki ku dan segala pekerjaan yang aku jalani saat ini, permudahkanlah. Hamba ingin cukup dan dicukupkan oleh Mu. 

Dekatkan lah pekerjaan yang sesuai untuk hamba, halalan toyyiban.

Didekatkan pula jodoh, dan dipermudahkan jalan untuk menikah.
Tak banyak. Cukupkanlah
Teruntuk kau yang sering kusebut namanya dalam do’a, Hani Lestari.

Dengan keridhoan dan keikhlasanku, aku ingin ,,,๐Ÿ˜ฅ๐Ÿ™‚

Tetap, jangan pernah berubah.
Angka 22 di 25 April 2017 dari 1995

Angka 2, aku dan kamu 1 + 1 = 2 . 2 selanjutnya adalah 1 keluargaku dan 1 keluargamu = 2. Harapanku, misalpun beda suku, tpi semua adalah ridho orang tua. Aku ingin fokus diri sendiri untuk finansial dan kamu.

Bahwasanya jodoh sudah diatur oleh Nya, tapi aku berharap engkau dengan sepenuh hati.
Antara pilihan pekerjaan di luar Bandung. Setidaknya baik untuku mudah – mudahan Allah meridhoinya.

Membayar sawah yang selalu ditagih dan ditagih oleh nya.

Ridhoi,

Wassalamu’alaikumsalam.wr.wb

Diposkan pada Cerita

Kamu, aku padamu neng๐Ÿ™‚

Cinta dan sayang terkadang menyeruak begitu saja tanpa ada beban, ke jiwaku.Jiwa muda sepertiku ini mungkin juga masih terkesan labil dengan perasaan yg disebut cinta. Labil sepertinya hal wajar saja dan manusiawi, tapi bagaimana denganku, dengan cerita ini? 

Terserah bagaimana pendapat pembaca, punya cerita masing – masing, sudut pandang yang berbeda, dan jalan cerita yang tak sama.
Masih dengan gadis yang sama di cerita – cerita sebelumnya yang sama. Karakteristik yang tak berubah. Nama panggilan sayang yg sederhana, pesek. Iya pesek, gadis manis cantik sederhana di mataku. Bibir tipis pandangan mata bercahaya. Begitu dengan wajahnya juga. Iya cinta semua memang tampak sempurna dengan siapa yang kita cintai, engkau itu neng. Tak perlu kusebut namanya ya, hny. 

Kadang memang aq masih merasa aneh dengan kondisi perasaanku sampai saat ini. Dengan status yg sebenarnya masih dikatakan belum jelas. Berbeda dengan status anak muda zaman ini, pacaran, tunangan atau lain sebagainya ataukah hubungan tanpa status? Entahlah.

Tanpa memperhatikan sebuah status hubungan, aku mensyukuri saja dengan perasaan yang mengalir saat ini, serasa penuh rasa cinta, rasa sayang dengan normal kepada lawan jenis, kamu neng. Cinta tidak bisa dipungkiri, datang dengan berbagai cara tanpa melihat waktu dan tempat. Iya begitulah.

Kamu yang memang tak bisa diajak pacaran beda dengan wanita lainnya, memang sesuatu yg lain bukan?

Entah menunggu siapa, mencintai diam – diam ke siapa? Atau lain sebagainya, pada salah satu mantanmu kah? Tak tau juga, akan hal itu kadang bahkan sering kali tiba – tiba aku cemburu tak tentu. Apalagi melihat komentar – komentar di sosial media, denga si F si T si R atau yg lainnya, entahlah. Coba ditahan rasa cemburunya, da aku mah apah atuh bukan siapa – siapa juga๐Ÿ˜ฅ๐Ÿ˜ฅ tapi jujur neng aq cemburu sekali akan hal itu. Apalagi melihat status bersaamamu neng, di hanoy bisay ada foto disana hmm cemburu neng. Tapi apa daya aku tak hmm. Cinta dahuluu yg hmm entahlah

Persepsi ku entah bagaimana, terkadang memang berubah tak tentu.

Tapi memang semua bisa berubah yah, termasuk perasaan. Rasa cinta, engkau nyatanya jujur padaku menolak mantanmu yang mengajakmu pacaran, bahkan yang sempat pegang lama akun media sosialmu.

Ada rasa lega sebenarnya ketika sosial media sudah kau pegang sendiri, neng. Sosial media ya dipegang sendiri, itu privasi. Sempat keseul juga da akan hal itu tapi apa boleh buat.๐Ÿ˜ฐ๐Ÿ˜”
Aku yang terkadang moodnya berantakan karenamu. Kabarmu yang tak stabil bahkan kesannya cuekk banget. Apa boleh buat, tak pantas aku marah tiba – tiba. 

Kabar neng kabar, aku butuh kabarmu.

Kenapa?

Secara tidak langsung kamu kasih respon perasaanku, iya perasaanku neng.

Ingat yah, itu respon. Salah satunya kamu melarang aku memasang no hp di akun bbm. 

Aku semakin yakin dengan gejolak perasanku, aku menyayangimu sepertinya.

Sering kesal juga bahkan sampai menangisi, ya karena kabarmu, kondisimu, sifatmu yang agak susah ditebak juga.

Coba neng, sampai aku menangisimu, sedih.
Entahlah,,,, ,

Aq berharap responmu adalah rasa simpati seriusmu. Aq serius dengan perasaanku ini. 

Tak ada gadis lain yang serasa mengisi relung hati, tak ada. Tak punya stock kenalan gadis lainn selain dikau.

Entah bagaimana rasa kecewa akan menghancurkan perasaanku ketika engkau memang tak bisa bersamaku. Tapi mungkin kucoba kuserahkan pada Tuhan Yang Maha Esa.
Neng, jangan berubah.

Kapan – kapan bicara yu, serius. Aku tak menilai kekuranganmu. Aku rasakan apa adanya, tulus ikhlas neng๐Ÿ˜‰
Suatu saat kau harus baca ini semua yah๐Ÿ˜Š

Diposkan pada Cerita

Cara Pemesanan dan Pembayaran Tiket Kereta Api

Meski lebaran Idul Fitri masih 2 bulan lebih, namun mengenai moda transportasi khususnya kereta api angkutan lebaran sudah bisa dipesan jauh – jauh hari di H-90 alias 3 bulan.

Berikut saya share cara pemesanan dan pembayaran tiket kereta pai, no tipu ya. Saya sering pake ini.

  1. Buka situs resmi PT. Kereta Api Indonesia di https://tiket.kereta-api.co.id

  1. Masukan data lengkap Info Jadwal & Reservasi

  1. Cek kembali reservasinya, lalu cenklist di opsi paling bawah sebelah kiri


  1. Masukan nama sesuai identitas, nomor identitas penumpang, nama pemesan, alamat email aktif dan nomor HP yg aktif ya, masukan captcha dengan benar, kemudian next

  1. Klik ATM, dan selanjutnya, disini bis pilih kursi ya sesuai kondisi

  1. Apabila berhasil, maka akan keluar kode bayar yang akan dipakai untuk pembayaran.


Pembayaran bisa via ATM atau internet banking ya, disini akan ane kasih tahu via internet banking, tapi ingat harus punya token ya, disini ane pake Mandiri

  1. Search mandiri di google, mandiri internet banking ya

  1. silahkan log in, kalau belum punya, daftar dulu ๐Ÿ˜€

  1. Di sebelah kiri pilih menu bayar, klik
  1. Silahkan isi datanya, pilih no rekening, opsi selanjutnya pilih PT. Kereta Api
  2. Isi nomor kode pembayarnnya, klik
  3. Kalau valid dan benar makan akan keluar resrvasinya
  4. Masukan pin token, dan masukan angka yg ada di layar,
  5. Apabila benar, maka transaski akan berhasil

 

=Kalau via ATM lebih mudah juga kalau memang via tidak punya internet bankingnya

Opsimya juga hampir sama  dengan m banking di atas. Klau berhasil, otomatis tiket kereta api terbayarkan.

Email harus aktif ya, karena untuk reservasi booking dan issued kereta yang terlampir kode booking akan masuk via email. Biasanya email akan masuk sekitar 30 – 45 menit an. Kalau nngak sabar langsuing saja telpon ke PT KAI langsung ya,

Kalau mau irit pulsa, bawa saja bukti transfernya pas cetak tiket di stasiun, tunjukan. Selesai.

 

SAudah ya gitu ajah

Diposkan pada Pengalaman

Pemesanan Tiket Arus Balik Lebaran 2017

Selamat pagi, pershubuhan. Sebenarnya ini telat dan bahkan sangat telat sekali, tapi tak apalah daripada jadi penyakit yang tak jelas di kepala ini. Saking sibuknya requestan mengenai tiket Kereta api dari para customer, kenala, tetangga dan kolega lainnya, memang sangat menguras tenaga dan waktuku. Hmm kesel tenan. Ya resiko atau mungkin bisa dikatakan rejeki juga sebagai Ticketing Staff yang menghandle penjualan tiket kereta api di samping tiket pesawat, paket tour domestik dan internsional, Voucher hotel domestik dan internasional pula, ada juga tiket wahana domestik dan luar negeri. Di kami lebih murah, lho ko jadi promosi haha

Mungkin di pagi yang masih gelap ini ane ingin share mengenai pemesanan tiket KA Lebaran terutama arus balik. Untuk pemesanan sendiri waktunya sebenarny sudah lama ya karena untuk pesr saat ini yaitu 05 April 2017 jam 00 itu pembukaan untuk keberangkatan kereta api tanggal 04 Juli 2017.

Pengalaman yang asyik sebenarnya mengenai penjulana kereta ini di travel agent di salah satu Kota Bandung, Nata Tours.

Biarpun mungkin sebenarnya agak keteteran mengenai website yang langsung online, prosedure yang lumayan banyak yah lebih dari satu itupun belum tentu dapat seat, kecewa yang didapat, kaya dikecewain dia ๐Ÿ˜ฆ

Tapi tetap tidak meyurutkan semangat kami umtuk terus mencobanya. Rizki jangan ditolak. Semua perlu pengorbanan entah itu tenaga ataupun opsii lainnya, waktu sekalipun tapi semuanya terbayarkan. Bahwasanya kita masih bisa bermanffat bagi perusahaan dan orang sekitar, aset ini aset lho.

Dan mengenai tiket kereta api lebaran tambahan, memang secara belum ada bisik – bisik kabar angin dari PT. KAI, masih dirahasiakan. Tapi kemungkinan ya di bulan April ini di atas tanggal 20 April 2017.

Yang belum dapat tiket KA arus mudik dan arus balik. Ayo siapkan diri, berburu tiket KA. Harus punya strategi khusus, cerdas – cerdaslah. Banyak calo yang siap melahap umpan. Dan yang terpenting, dapat dipercaya.

Untuk cara – cara pemesanan, nanti saya kasih tau di tulisan selanjutnya.

Terima kasih sudah berkunjung.

Diposkan pada Cerita

Tiket Kereta Api Lebaran 2017

Selamat malam menjelang pagi para perantauan dimanapun berada. Terutama di kota – kota besar Pulau Jawa khusunya. Mudik adalah suatu hal keharusan yang sudah menjadi budaya turun temurun khusunya periode lebaran. Lebaran 2017 yang jatuh pada tanggal 25 Juni 2017. Hal yang menjadi daya tarik sendiri adalah mengenai moda transportasi untuk pulang kampung. Angkutan darat, laut dan udara tentu sudah menjadi bayangan masing – masing. Punya pilihan masing – masing.

Khusus untuk moda transportasi Kereta Api sepertinya menjadi pilihan favorit tersendiri. Bulan Maret adalah bulan pembukaan pemesanan kereta api semua jurusan kereta. Dengan menerapkan sistem penjualan online ini yang sebenarnya lebih mudah dan tak perlu antri ke agen penjualan tiket. Banyak aplikasi yang melayani penjualan tiket kereta api, ada KAI Acces, Tiket.com, Padiciti, dan aplikasi lainnya. Pembayarannya pun cukup mudah, bisa via transfer atau sejenisnya dengan.

Mungkin agak ribet dan bingung bagi yang agak awan dengan fasilitas internet. Harus rela mencari kesana kesini mendatangi setiap travel agent. Untuk Nata Tour sendiri tahun 2017 tidak menjual tiket kereta api lebaran. System yang online langsung dengan pembayaran via online dirasa kurang fleksibel dan efisien.

Nata Tour tidak jualan ya, tapi untuk tiket pesawat kita selalu siap. Berikut tabel jadwal pemesanan tiket lebaran moda kereta api


Saya adalah salah satu pengguna transportasi KA apalagi musim lebaran. Dengan kereta ekonomi yang sangat familiar di masyarakat Kebumen, KA Kutojaya Selatan, KA Kahuripan, KA Pasundan. Naik Kiaracondong turun di stasiun Gombong.

Terima kasih, semoga bermanfaat.

๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿš„๐Ÿš…๐Ÿš†๐Ÿš‡

#mudik2017 #mudiklebaran #mudik #kai #kebumenberiman #natatours 

Diposkan pada Cerita

Bandung – Jogja by KA Pasundan

Di sini mendung masih memayungi Jatinangor, Sumedang. Dari pagi hari hingga saat ini, belum nampak kuat sinar mentari menembusnya. Masih lembap. Dingin, cuma cuaca ajh yang boleh dingin, kamu mah jangan ๐Ÿ˜ฆ

Siang guys, gimana kabar semuanya? baik – baik saja bukan? Lama sudah tangan jemari tidak mengotak atik keyboard untuk buka wordpress ini, ada malas yang menggilas, sepi yang menepi, galau yang merancau, hmm

Ini adalah salah satu perjalanan perdana saya ke Kota Gudeg, Yogyakarta dalam hidup ane. Hihii aneh memang, seumur – umur baru menginjakan kaki di tanah Jogja yang keren binggo, maju modern tapi tetap kental dengan nuansa budaya aslinya. Padahal kalau dari tanah Kebumen bisa dicapai dalam waktu 2 – 3 jam saja, ya karena  kepentingan yang berbeda jadi ya begitulah.

Ke Jogja  hanya untuk tugas dinas dari perusahaan untuk back up staf yangkebetulan sedang ambil cuti untuk pulang ke Bogor selama +- seminggu. Harusnya memang bukan saya harus meluncur ke Kota Gudeg tersebut, harus dari Koordinator, nyatanya tak ada yang ambil alih kesana, yawis. Aku ya siap – siap bae, asal saja ada uang dinas, wegah gratis.

Minggu pagi, 5 Februari 2017 ane melesat ke stasiun Kiaracondong mengejar KA Pasundan yang jadwalnya jam 05:20 start dari Kiaracondong. Dengan membawa tas yang hanya berisi seragam kerja saya 3 stell dan pakaian ganti serta onderdil dalam. Tak bawa makanan, toh makanan bisa didapat dimana saja, nyopet misalnya, ehh salah. . Dengan kondisi gerbong yang hanya berisi beberapa orang saja, saya kebetulan duduk di gerbong 5 sebelah jendela. Tujuan Lempuyangan tiba jam 14:15.

Dengan perjalanan yang sebenarnya sama  dengan perjalanan kereta api di waktu sebelum – sebelumnya cuma nuansanya saja yang berbeda dan kepentingan yang berbeda juga. Masih dengan pemandangan yang sama  waktu yang sama kesendirian yang sama juga, dalam bisik hati aku sebenarnya ingin ditemani olehmu “neng”, tapi memang tak bisa  sih hmm sendiri lagi. Indahnya masih asli dan memang nyata wilayah pegunungan  kawasan Jawa Barat terutama Garut, iya wilayah kelahiranmu neng . Asri memang dan penuh kemisteriusan tapi menyimpan alam yang elok. Spot yang indah meliuk – liuk , terbungkam. Ada yang berbeda agaknya, pembangunan double track yang memang sudah lama dikerjakan nyatanya masih terus dikerjakan. Berharap nih lekas selesai dan bisa menikmatinya. Dari atas jembatan sungai Serayu nampaknya sudah selesai tinggal ujung – ujung nya saja agar lekas disambungkann. Di wilayah Kebumen juga sama masih dalam proses pengerjaan pula. Pertama kali menikmati suasana stasiun ke timur setelah Gombong, pertama kalinya hingga akhir di Lempuyangan. Bisa melihat suasana stasiun Kebumen, dan mana yang disebut stasiun Kutoarjo hahaa.

Ada sebenarnya  yang membuat agak kesal terharu juga, yang biasanya ane turun di stasiun Gombong untuk pulang, nyatanya kali ini ane harus next ke tujuan akhir, sedih ๐Ÿ˜ฆ ๐Ÿ˜€ Tapi demi tugas dan tanggung jawab ya harus kuat lha, lebay :p

Suasana selepas stasiun Kutoarjo memang beda apalagi setelah masuk wilayah Daop VI  YK, alias Yogyakarta. Pemandangannya juga oke, bermacam – macam background. Mungkin yang menjadi spot menarik unik bagi para railfans khusunya adalah di tikungan Kalimenur yang tikungan unik lumayan tajam namun mendebarkan. Apalagi kalau ada 2 kereta yang berpapasan dan saling membunyikan klakson khasnya masing – masing, berantakan hatinya, senyumnya terlempar, momentnya terbalaskan.

Memasuki stasiun kawasan Kota Yogyakarta, stasiun Tugu dan stasiun Lempuyanagn. Sempat bingung juga, ini Yogya dulu apa Lempuyangan dulu, kereta berjalan perlahan. Nyatanya KA Ekonomi tak ada pemberhentian di stasiun Tugu, langsung bablas perlahan di stasiun Lempuyangan…

Sesampainya di stasiun Lempuyangan langsung gajrut turun dari kereta menuju stasiun di sebelah selatan. Penuh sesak memang antara nyang turun dan naik, selain akan ada kereta Prameks yang akan masuk, ricuh lah pokoknya, tapi tetap terkendali. Saling mengerti untuk crew kereta bagaimana cara mengatasi agar tak sama – sama ketinggalan kereta tujuan masing – masing penumpang. Kutinggalkan stasiun Lempuyangan, mencari teman kerja di Jogja yang akan menjemput saya menuju kantor, maklum tak paham jogja ane. Agak lama memang mencari karena kami beda tempat menunggu. Ane di sebelah timur dia di sebelah barat, akhirnya ketemu juga jrengggg. Mangkatlah kami naik motor menuju Jl. Brontokusuman, sebelah  timur jembatan Tungkak, Nata Tours.

Menikmati Jogja di sore hari pertama kali. Biar dengan lelah penat menyatu dan kurang istirahat gara – gara mencari tiket kereta api mendadak, hmm. Kunikmati saja.

Spot garut yg dijepret tak sengaja ๐Ÿ˜ฆ ๐Ÿ˜€

Selamat sore Yogyakarta.

Diposkan pada Cerita

Bandung – Tasikmalaya – Banjarnegara

Selamat pagi ,,, ,

Barangkali ini sebuah pengalaman yah yang memang saya kira perlu dipublikasikan, menurut saya sendiri. Sekedar mengisi waktu rehat di sela – sela kerja. Mengingat yang sudah berlalu, siapa tahu ada yang membacanya atau mungkin kelak anuku, apapun itu hahaa.

Suatu pagi, Rabu, 11 Januari 2017 ane dapat kabar duka mendalam bahwasanya kakek saya yang domisili di Purwonegoro, Banjarnega tutup usia. Innalillahio wainailaihi roji’un. Ayah dari ayah saya. Saya dapat kabar dari adik saya pas pagi ketika saya siao pergi bertolak dari Jatinangor ke Bandung untuk back up kerja shift malam. Berhubung ada musibah, saya lantas izin pulang dulu.

Sambil menunggu bus damri Tanjung Sari – Kebon Kalapa, berfikir apakah masih ada kendaraan ke arah Jawa Tengah jam siang gini di atas jam 9 pagi? Kereta api sudah tak ada, begitu juga dengan bus entah ekonomi, bisnis ataujpun eksekutif. Lah gimana nanti saja.

Sesampai di Bandung, saya dan adik langsung saja prepare menuju terminal Cicaheum jam 10 siang lebih. Sambil menuju ke kantor kerja berniat menemui Area Manager. Tapi memang sedang tidak di kantor.

Sampai di Cicaheum sudah siang sekitar jam 11:30 lebih. Tak ada bus ke arah Jawa Tengah. Cuma ada bus untuk lokal dan AKDP. Melirik bus budiman Bandung – Tasikmalaya, aku fikir disana nanti ada bus menuju Jawa Tengah tepatnya ke Banjarnegara ataupun Wonosobo.

Naiklah saya ke bus budiman, salah satu armada favorit saya yang pertama memang. Selain bus yang memang sangat nyaman dan bersih tentunya, harganya juga terjangkau. Dengan tarif Rp 40,000 per orang kita diantar dari terminla Cicaheum Bandung ke Poll Budiman Tasikmalaya. Sampai di Tasik sekitar jam 14:30. Menunggu dan bertanya ke bagian Informasi memang tak ada bus ke arah Wonosobo untuk sore ini, adanya nanti malam sekitar jam 8 malam dari arah Bandung. Hahahaaa,

Terdamparlah di poll Budiman Tasikmalaya sampai malam, menunggu bus tujuan Wonosobo. Di sela – sela menunggu saya sempatkan jalan – jalan sekitar poll tersebut. Mencari makan siang yang ada saja. Dari pagi belum diisi sarapan selain cemilan di bus yaitu Bacang dan Tahu Sumedang.

Makan di pertigaan sebelah barat poll Budiman., entah jalan apa namanya. Cari yang dekatsaja yang penting terisi. Murah ko,

Menunggu memang menjamur, lelah. Apalagi menunggu kepastian, ohimm. Jam 8 malam juga bus belum muncul juga, akhirnya jam 20:39 bus Bandung – Wonosobo datang juga, berlari takut kehabisan seat. Alhamdulillah masih ada juga ternayata.

Mengkruk – mengkruk nang njero bis karo leteng – leteng pasang stell jok, nikmaat. Ada yang kurang, lapar menyerbui ternyata. Menunggu saja sebentar lagi pasti akan istirahatt makan di rumah makan yang sudah kerja sama dengan Budiman.

Dengan tarif 75,000 per orang Tasik (Ciharbeuti) – Banjarmegara, dapat air minum dan makan paket nasi sayur ayam. Cukuplah untuk memanjakan perut kami sekdar mengganjal saja.

Jam 02:30 dini hari kami sampai di Purwonegoro.

Ada yang menjengkelkan. Saya sudah pesan turun di pasar Purwonegoro, setelah sampai di pasar ternyata tidak diturunkan, bus malahan melesat terus, terhus memnggil sudah sampai nih, tapi pas beranjak bus masih saja melesat.. Mbok ya ada toleransi berhenti dulu gitu. Akhirnya memang terbawa agak jauh ke timur. Agak kesal juga karena dari kondektur sopir juga menggerutu tapi aku tak mendengar adik saya yang mendengar. Kaya emosi begitu,. mbok ya nggak begitu lah, dihargai juga saya sebagai penumpang. Karena saya gak begitu paham daerah Purwonegoro apalagi malam, baru sekali ini.

Mohon ya,

Berbeda dengan yang Bandung – Yogya. Lebih ramah.

Diposkan pada Ilusi dan Imajinasi

Asmara Tak Akan Tertukar

Walau mungkin tersembunyi dalam lubuk yang paling dalam, semoga sebuah ketidaksengajaan menjadi suatu moment yang berharga.Barangkali satu perasaan yang terselip dan satu kesamaan cara pandang dan pola pikir.

Itu sebuah misteri walau terkadang sebuah anggapan menyatakan bahwasanya ini adalah pilihan sendiri.

Asmara tak akan tertukar sekalipun di semak – semak belukar. Terkadang dinamakna sebuah ilusi yang mengadopsi sebuah halusinasi, tetapi ini saya kira sebuah anggapan yang logis dan rtasional.

Mengambil alasan dari sebuah hubungan yang disebut relasi batin. Mengandalkan daya kepekaan rasa yang tak tercampur dengan problematika hidup.

Menyamankan sebuah hubungan dengan intuisi dan perasaan saling mengerti dan memahami sebuah waktu yang tak bisa terulang lagi.

Aku memahami denganm tiap bait do’a yang menyebut namamu dalam ayat terakhir. Itu kemauan yang terselip dalam sebuah nama yang tak bisa ku sebuat secara fasih, ya karena umur dan kondisi belum seharusnya menapaki sesuatu yang lebih besar dan tanggung jawab,..

Ada sebuah persiapan tanpa pacaran yang harus disusuan laksana proposal pengajuan, pada Tuhan dengan sebuah ajaran yang ku anut.

Dan engkau membacanya hingga selesai. Tersentuh pula jiwamu yang ternyata selalu kusebut. Getaran hatimu adalah sebuah sinyal yang nyata dan tidak palsu yang merambat laksana listrik.

Menyangkut dalam pikiranmu dan terdiam disana, di dalam jiwa yang tenang.

Aku menunggu dalam diam yang tak diam. Dalam bisu yang berbicara. Dalam tuli yang mendengar.