Diposkan pada Cerita

Surat Ramadhan Part 2

Assalamu’alaikum
30 Ramadhan 1439 H // 14 Juni 2018
Assalamu’alaikum
Hanilestari, masih menjadi nama yang sangat viral dalam diam ku ini. Sangat familiar dalam ingatanku yang gampang lupa akan sesuatu, tetapi tidak dengan kau. Nama yang sangat populer dalam tiap mimpi – mimpi masa depanku yang ingin kuraih sendiri, selebihnya denganmu.

Ini yang sebenarnya aku sebut sebagai surat Ramadhan part 2 di tahun ini setalah surat pertama launching dan aku pun lupa isinya untuk surat pertama itu.
Ini surat yang sebenarnya tak berarti apa – apa, hanya sebagai ungkapan rasa bersyukur dan bahagia atas nikmat dan karunia Allah memperkenalkan salah satu hamba Nya yang tidak pernah kuduga sama sekali, kau. Tentunya saja bahagia dan banyak merasa bahagia daripada sedih, karena sedih setaraf dengan rasa jengkel yang kuanggap adalah pemanis hubungan untuk saling mengerti dan memahami. Menjadikan pelajaran yang sangat berharga, terutama untukku.

Ini adalah tulisan yang telat dan sangat telat karena bertepatan dengan malamsaja.bir menyambut Idul Fitri.
Dan tulisan ini aku awalnya tak memiliki tema khusus dsn terarah. Frontal saja menulis dengan santai. Karena cinta bisa merubah segalanya, ciee. Apapun itu cinta, tak ada istilah diam dan menyerah. Bismilah, aku takkan mau berhenti di tengah – tengah.
Dengan Ramadhan yang hampir usai ini, banyak sih sebenarnya yang ingin aku sampai kan dan mungkin memang singkat. Seperti pembicaraan harian ketika bertemu denganmu.

Menyambut idul fitri, maafkan aku yang sudah pulang terlebih dahulu meninggalkanmu ke kampung halaman yang Insya Allah engkau akan sesekali bahkan sering kali menginjakan kaki penuh ridho dan cinta di tanah Kebumen, denganku, aamiin.
Maafkan yah, mungkin sepertinya merubah semangat mau ketika aku pulang hha aku kepedean lho yank, sebesar pengaruh itu kah haha tapi bagaimana pun bentuknya darimu tentang aku, terima kasih yah. Karena itu serasa sesuatu yang besar dalam riwayat rasa yang sungguh – sungguh dari seorang wanita, alhamdulillah itu darimu.
Dalam kondisi menulis, aku tau engkau pasti sedang bekerja lembur dari berangkat jam 07:00 hingga Shubuh jam 04:00. Sepertinya jam kerja yang sades, sangat zadiz. Jam kerja yang luar biasa, tenagamu dan niat yang sangat luar biasa, entahlah denganku apabila berada di posisi mu, sedih itu pasti, cape apalagi. Tapi secara khusus aku begitu kasihan tapi di sisi lain sekuat itu kah sayang? Ini salah satu alasan aku ingin selalu dekat denganmu, halal. Mempertahankan semampunya, seridhonya.
Dan ketika last day di Bandung, sebenarnya aku ingin sebentar bertemu denganmu tapi mungkin kondisinya berbeda, tapi ya sudahlah. Yang terpenting kita masih bisa komunikasi dengan baik, dan yang sangat penting engkau dalam kondisi baik – baik yah.
Nulis apalagi yah kira – kira?
Soalnya menulis dalam kondisi sangat bising laju kendaraan, bising knalpot. Euforia yang selalu melekat itu suasana takbiran yang selalu ada dalam moment seperti ini. Alhasil aku masih bingung.

Mungkin sangat banyak sih yank permintaan maafku ke kamu. Walaupun bagaimana juga serasa memang banyak salah.
Mungkin perlu diperjelas kah yank haha

Sebenarnya banyak sayang haha
Maafkan aku dengan kondisi yang masih seperti ini. Mungkin kondisi memang lagi di bawah dan sangat dibawah hingga kebahisan uang pas lebaran hehe dadas yank.
Penghasilan tetap belum ada tapi aku berusaha tetap berpenghasilan, dengan cara apapun. Walau belum bisa mulai menabung lagi buat menambah lengkap anggaran menghalalkanmu. Maafin yah, walau kau sering kali bilang kamu gpph dan gk pernah menuntut, secara blak – blakan aku bilang, aq hanya ingin berubah memperbaiki nasib. Sebenarnya sih itu urusanku hehe karena pada intinya, support darimu sangat berharga
Alhasil engkau melakukan itu, big thank. Ini salah satu kenapa aku tak ingin beranjak pergi dan singgah ke lain hati. Karena memulai itu tak semudah yang difikirkan. Tak seperti yang dibayangkan. Banyak sih kalau dari sisi fisik terutama cantik. Aku sangat tau sebagai lelaki banyak wanita dan masih banyak wanita cantik yang lebih darimu yank, tapi ya aku gkmau untuk melirik sedikitpun, dalam artian minta nomor WA gitu hehe karena ya aku merasa kau jauh lebih penting, dan memang tak ada kepentingan khusus dengan mereka – mereka.
Mempertahan jauh lebih sulit daripada memulai dan memulai memang termasuk sangat sulit. Aku semenjak mengenalmu walaupun belum pernah bertemu, aku begitu yakin denganmu. Aku berusaha menjaga diri dan membuat komitmen sendiri sampai ada sesuatu yang menggetarkan darimu hehe.

Maafkan aku apabila dalam setiap pertemuan terdapat kata – kataku yang mngkin terkesan nada suara tinggi dan melukai mu, maafkan aku yah. Walaupun kamu tak pernah bilang, maafkan aku yah. Dari semua yang kubaca dari banyak cerita, aku ingin tetap lembut pada pasanganku kelak, bismillah. Walau belajar juga termasuk hal yang tak mudah, aku yakin engkau mau membantuku untuk hal itu. Dengan memberi tahu hal – hal yang tidak engkau sukai untuk dibahas secara tuntas. Tolong kasih tau itu, biar aku memahamimu lebih baik lagi. Karena aku ingin menjadi sesuatu yang baik untukmu dari segala sisi, walau tak sempurna setidaknya kita bisa sama – sama menyempurnakan.

Maafkan aku untuk setiap kali prasangka yang tidak baik. Maafkan aku, karena atas dasar cemburu aku suka begitu tak jelas. Mungkin kau tau kenapa aku cemburu kan? Aku tidak mau saja engkau tergaet dengan lelaki lain hehe asli sekarang mah nggak ridho sayang. Tapi seringkali bilang engkau tak akan nakal, aku menjadi kembali yakin lagi, intinya apa? Komunikasi. Mungkin hal tidak suka sudah saya paparkan di surat sebelumnya ketika aku ke pasar baru tiba – ribaa ngambek hihi

Semoga engkau dalam kondisi selalu baik – baik saja dan sehat walaupun jarang makan hehe ini dia kebiasanmu yang memang aneh sayang. Jarang makan terutama nasi 😀
Jangan memusuhi nasi lho yah, nanti pada akhirnya aku harap kita bisa makan bareng bahkan setiap hari dengan mesra sepiring berdua hehe ciee makan lah neng, tidak apa – apa sedikit yang penting kamu makan nasi beberapa suap. Tapi 2 piring juga bagus😂😁
Itu sih paling, jaga pola makan supaya tetap kondisi baik – baik saja.

Ada yang berbeda tahun ini dan kemarin, tahun kemarin masih cuek – cuekan mereun hny nya tahun ini udh beda, manggilnya juga udh beda yah wkwkwk jarang didengar weh pokoknya hehe tapi tahun ini hmm 😘😘

Maaf lahir batin yah, mohon maaf atas segala kesalahanku, baik dari sisi perkataan atau pun perbuatan yang menyakitkanmu secara perasaan ataupun laiinya yah sayang.
Mohon maaf.

Semoga kita tetap awet dan makin lengket saja ya secara hubungan sampai benar – benar halal dan seterusnya. Aamiin Aamiin.
Salam yah buat keluarga di Garut.
Wassalamu’alaikum wr.wb

Iklan
Diposkan pada Cerita

Notes, teruntuk kamu

Bandung, 13 Mei 2018
Teruntuk engkau yang memporak poranda perasaan ini.

Bismillah,
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sayang, semoga engkau sehat terus yah, baik – baik dan dilimpahkan rizki yang lancar, aamiin.

Entahlah, aku harus menulis apa. Merangkai kata yang bagaimana agar engkau benar – benar bisa memahami gejolak hati dan jiwa ini. Entah gemuruh apa ini yang tak selalu bisa kupahami sampai dasar – dasarnya. Selalu buntu begitu saja dengan menyisakan berbagai pertanyaan yang merisihkan. Entahlah.
Yang jelas memang sedang dalam kondisi yang tidak stabil, terguncang.
Dalam keanehan yang sangat, entah kenapa apabila ada sebuah gemuruh sore di hati yang tak jelas, selalu tertuju kepadamu apapun itu. Dan memang jarang melesat jauh dari apa yang diperkirakan. Entah sinyal apa itu, yang jelas tentangmu.
Seperti halnya hari ini neng, aku begitu benar – benar merasakannya yang teramat. Dengan datangnya engkau dari seberang sana selepas kerja. Dari raut muka yang tak bersahabat sepertinya. Entah air muka yang bagaimana serasa risih dan enggan bertemu denganku. Ini mungkin sebuah tanda problem yang agak serius memang tapi entahlah tentang apa, aku tak begitu paham. Serasa gemuruh ini adalah gemuruh perasaanmu yang masih berbentuk sinyal dan sandi – sandi kode yang belum bisa kupahami sampai detik ini. Aku berharap semua baik – baik saja, bisa dihadapi dengan baik.
Andai engkau tahu, wanita memang penuh dengan kode misterius yang terkadang membuat serba salah, itu aku. Engkau tidak harus selalu diam dengan ribuan kode rumit untuk dibaca. Berbicaralah, berceritakan karena aku masih sangat sanggup menjadi pendengarmu yang baik. Karena apa, sebuah kesalahpahaman karena ini apabila menjadi problem akan rumit jadinya jika hanya dengan kode. Aku masih sempurna mengenai rasa dan simpati terhadapmu. Karena kamu prioritas.

Entahlah sayang aku harus memulai menulis apa yang jelas dan terarah. Disamping aku tak begitu paham bab beginian, mungkin terlalu polos, atau aku bodohkah menurutmu?
Tapi bagaimanapun juga, aku begini adanya tanpa sedikitpun hal – hal aku tutupi dari kamu..
Iya sore itu, dengan perasaan masing – masing yang serasa tidak fair, terutama engkau manis, banyak problema. Tapi dengan penuh jujur demi aku menjaga hubungan kita supaya tetap baik sampai pelaminan ( aamiin ) aku selalu yah, selalu berusaha menghargai kamu dengan balutan rasa sayangku yang sudah kutuliskan di sepertiga malam. Walau ya aku belum bisa konsisten untuk berdialog dengan Dia di waktu itu. Aku sudah berusaha sedemikian rupa cara menghargaimu agar tak terkesan kasar, jahat, ataupun hal negatif lainnya.
Entahlah sayang, aku intinya sudah dan selalu berusaha untuk itu. Menjaga hubungan sebaik mungkin, serapi mungkin, secerdas mungkin dengan ekspetasi engkau mengerti dan mau serta benar – benar percaya padaku akan hal itu. Karena aku yakin dibandingkan menjaga hubungan bersamaa dan diri sendiri itu lebih sulit menjaga diri sendiri.
Bahkan engkau sering bilang akan sebuah godaan. Ya itu salah satunya, tergoda dengan orang lain dengan berbagai ciri – ciri dan kriteria yang dibuat nyaris sempurna. Apa? Karena mata dan hati tidak bisa singkron. Apalagi? Niat. Silahkan jabarkan sendiri menurut pemahamanmu. Kalau pemahaman ku ya niat itu luas dan bisa aku persempit tentang kita. Hubungan yang baik tanpa niat yang baik dan terfokus, hasilnya itu berbeda ko. Silahkan coba.
Aku? Aku niat benar – benar manjaga semua akan godaan, terutama tentang wanita lain. Karena aku sering menyampaikan pada Rabb ku untuk coba konsisten sama kamu, hanilestari. Sudah itu. Faktanya, aku tak sedemikian rupa begitu memperhatikan wanita lain, aku terfokus kepadamu. Biar tidak tergoda dengan siapapun, demi hubungan yang baik. Seperlunya saja dengan wanita manapun.
Maafkan aku, bahasa yang terlalu tinggi dengan makna mungkin serasa sebagai pembelaaanku tentang perasaan dan komitmen, itu.
Tapi entahlah denganmu.
Sejauh ini aku begitu percaya penuh padamu sayang. Aku cuma yakin bahkan benar – benar yakin bahwa engkau pun sedemikian rupa. Layaknya apa yang aku lakukan padamu sampai saat ini.
Tak ada hal banyak yang aku curigai padamu neng, bahkan mungkin gak ada sama sekali. Aku rasa hubungan kita baik – baik saja ko. Clear aku merasa kita saling rindu dan sayang.
Tapi fikiran manusia? Ada Dia yang membolak balikan hati ada syetan yang pasti berbisik – bisik jahat dan lembut. Selebihnya bagaimana hati masing – masing. Aku begitu merasa kokoh dengan kaya gitu, aku cuma 1 ya pengin halal sama kamu neng hanilestari.

Terlalu panjang lebar kah? Haha
Ini belum seberapa dari sebuah gejolak yang memporak poranda perasaanku. Karena kamu, iya kamu. Soal cinta kata – kata tak akan pernah habis, akan selalu ada dengan berbagai karakter dan nuansa yang mesra nan syahdu.

Cuma hari ini aku serasa tidak ada masalah sama sekali cuma mengikuti benturan perasaan hati yang tak jelas, tentang engkau, kamukuh yang belum halal. Dan sedang aku perjuangkan untuk halal biar tak ada istilah menjaga jodoh orang lain.
Serasa engkau yang ada masalah denganku. Tapi entahlah itu masalah tentang apa. Kenapa aku sebutkan masalah??? Karena engkau tak betul – betul terus terang padaku, di depanku selepas maghrib. Tentang apa? Masalah apa? Aku rasa baik – baik saja? Tentang kemarin malam itu? Haha aku tak mempermasalahkan begitu dalam tak seperti sebuah pertama itu yang sejenak serasa hancur karena cemburu berat dan tidak menyangka saja. Dan hasilnya ternyata engkau masih setia memilihku.
Hani tau nggak? Aku orangnya itu cengeng, lemah kalau soal cinta dan rasa. Hati? Hatiku tak keras juga tak lembut. Tapi atas dasar perasaan yang dalam, yang belum pernah aku rasakan sebelumnya aku pulang dan menangis di pelukan adik sendiri. Apa aku curhat ke orang lain? Tidak. Bagaimanapun aku tidak cerita kecuali hal baikmu. Aku hanya bercerita pada adik dan keluarga, terutama ibu, ibu, ibu dan bapak.
Tapi tentang sebuah air mata yang mengalir di pipi dan menjadi sembab, biar aku yang tau.
Kalau ini berlebihan? Maafkan aku, aku apa adanya saja. Tidak menutupi, terutama buat kamu. Biar kamu tau semuanya tentang aku.

Tentang hari ini sore ini ketika engkau langsung pulang, aku yakin kamu menangis karenaku, karena ucapanku, maafkan aku. Sebegitunya yah masanto minta maaf sama hny? Gampang banget yah? Coba mikir, gitu yah kata hati hny ke aku pas jalan pulang.

Sayang, aku nggak terlalu mempermasalahkan ya. Cuma aku hanya sebatas menilai dari luar dengan apa yang aku lihat saja makanya aku bilang sama hny. Hny tau? Aku cemburu, apa yang membuatku cemburu? Ya naon atuh di gang pulang kerja, ngobrol lama – lama di situ hehe udah dianter pulang mah pulang atuh ai gk ada perlu sama sekali mah, sambil nanya, ” beneran teu nanon, bener teu nanaon, entahlah bahasanya apa hehe asa lembut mesra gitu. 😦 da fikiran mah da mungkin di pasar baru kerja nya juga dekat kan pahareup hareup, bisa ngbrol atau pas istirahat gitu.

Ya itu fikiran ku, geleuh nyak? Pasti geleuh pisan smpai keseul ke aku da, padahal cuma ngobrol gitu doank. Ya aku fikir ya ngobrol mah ngobrol da bisa di pasar baru gitu ( replay )

Maaf aku bahasanya kaya gini, da namanya juga cemburu neng, kenapa cemburu? Karena aku melihatmu, kalo nggak ngliat mah da aku gk ngomong apa – apa sama hny. Aku berhak nanya yang jelas. Dipendem? Bisi jadi masalah. Aku gak mau itu neng. Da gak ada apa – apa kadang ngrasa aman ehh ada masalah taunya.

Maaf, berantakan bahasaku ini.
Entahlah bagaimana apabila hani baca ini, dan entahlah besoknya lagi pas bertemu aku lagi. Aku pengin tidak dibahas yah. Kita resapi masing – masing buat pembelajaran. Apabila aku yang salah, aku intropeksi diri sendiri salahku dimana, kalau masih salah berarti aku keterlaluan. Tapi namanya manusia atuh sayang. Salah karena jalan cinta, aku rasa hny punya pelajaran yang lebih berharga dibanding aku dengan masa lalumu terdahulu. Dan kemungkinan kecil untuk terjadi hal hal yang tidak diinginkan.
Aku menulis ini juga sambil meresapi walau aku tau meres handuk saja belum tentu kering, apalagi meres sapi.
Satu kata to the point ” aku sayang kamu ”

Dan ketika itu, aku cuma pengin ngbrol dengan cara yang baik dan pelan saja dan engkau bisa memahami perasaanku juga, udah itu saja ko gak lebih. Tapi kamu berlari pulang, setelah mengungkapkan alasan – alasan. maafkan aku. Aku salah. Maafkan kalau aku kasar. Tapi apa aku harus tinggal diam kalai tentang kita ada yang mengganjal? ( maaf lagi )

Dengan itu aku masih berdiam diri agak lama dengan kondisi yang dingin hangat berkaca – kaca. Secengeng ini seorang cowo kaya aku. Belum seberapa sepertinya karena di depan sana yang dihadapi pasti lebih berat dan menantang.
Kamu sayang sama cwo cengeng. Dengan apapun yang pas pasan jauh dari sempurna, jauh banget, hanya beberapa persen atau tak menyentuh 1%. Ganteng? Asa henteu dan kamu mengangguk pelan.

Yang terbersit waktu itu, aku salah apa yah.
Salah apalagi Yaa Allah sampai kaya gini. Padahal aku rasa ya adem adem saja ko, mesra masih dengan rindu masing – masing.
Asa keseul gitu ke aku, aku ngeseulin?
Aku ngintil wae ke hny??
Ngintip kumaha? Hny tau? Asli aku gak ngerti justru gak paham sama sekali.
Gini sayang, aku gak gimana – gimana ke hny, hariwang? Sepertinya ya aku sebatas wajar tak berlebihan ko.
Misal kemarin tuh yah, kemarin soalnya aku lewat iseng ke pasar baru jam 6 lebih dan Fahira belum tutup. Aku diam saja gak punya inisiatif? Aku juga mikir, sayang.
Hny udha pulang belum? Pulang sama siapa kalo yang lain dijemput soalny Nisa libur karena aku sempat kirim pesan WhatsApp.

Sebenarnya disini aku tak begitu paham.makanya aku nanya ke hny, tapi jawaban hny? ( ingat – ingat )
Asli aku tak begitu paham sebenarnya bagaimana akan hal ini.
Aku merasa mengekang hny? Mengekang bagaimana maksudnya sayang, sampai hny tertekan kaya gitu karena aku? Apa coba neng? Jawab yang jelas biar aku paham lebih dari sekarang.
Perasaan aku tak membatasi pergaulanmu, lingkunganmu, hny harus gaul sama siapa, dan hal lainnya. Aku mengekang? Maaf
Mengenai antar jemput dengan dia, mangga wae. Kenapa aku gitu, ya pas lihat Hany ajah, da klo misal gk lihat mah gk akan aku bilang macam – macam. Karena apa? Karena percaya ke hny. Kalau aku orangnya gak percayaan mah, pasti posesif berat dan hny akan risih.

Selain itu juga sih banyak yahh yang aku rasakan sebenarnya.

April 2018, kelam angka 23
Sebuah problema catatan hidup yang sebenarnya tidak aku inginkan bahkan diluar dugaanku. Sudah tidak bekerja diputus kontrak sepihak oleh perusahaan yang aku yakini karena bisnis online shop ku, disirikan ku temen kerja, atasan dan siapapun yang mengutuku dan benci yang diperkiran online shop ganggu kerjaan utama itu. Aku ikhlas ko, masih ada Allah. Allah masih sayang karena memberi cobaan. Karena sampingan itu untuk mengisi tabungan dan uang jajan. Yang aku harapkan bisa terkumpul untuk melamarmu dan menikah. Gaji kantor untuk harian dan bayar cicilan.

Maaf aku punya cicilan yang lumayan.

Ada perubahan yang beda denganmu beberapa minggu dengan kondisiku yang sedang di bawah bahkan sangat dibawah, terjatuh terpuruk diaduk – aduk zaman now. Tapi mudah – mudahan tidak seperti yang aku fikirkan. Ini yang aku yakini hanya bisikan yang tak jelas. Di dalam hati yang terdalam aku masih begitu percaya dengan hal apapun tentang kamu, kejujuran. seperti.
Mudah – mudahan hanya bisik – bisik pengganggu sebagai ujian perasaan ku saja.
Aku sedang jatuh, lemah, dan ya bingung di sisi lain aku mencintaimu.

Pengangguran lho sayang.
Online shop masih jalan walau rata – rata kondisi sedang sepi, minim orderan semuanya seperti temen perjuangan di kota kembang, biarpun tidak kenal. Masih ambil waktu menjadi ojek online, Grab.

Hny berubah karena aku masih menganggur belum ada kerjaan tetap yah? Serius karena itu?
Hny merasa malu yah sama teman – teman mungkin pas ditanya tentang kerjaan aku, atau ditanya ku siapa gitu saudara, aa teteh, kka, keponakan bahkan siapapun keluarga?
Ya da gimana lagi atuh yank? 😦 tapi aku apa tinggal diam?

Bahkan hny agak melarang jangan ketemu dulu kondisi kaya gini?? 😦 aku datang ke hny bukan karena apa, aku datang karena sayang, kangen ke hny itu ajah ko.
Melihat wajah mu. Senyummu yang manis. Hidung pesek yang hemat irit oksigen. Karena sayang, butuh semangat hidup, biar selepas ketemu hny aku semangat lagi dan good mood Itu ajah sayang. Melarang ku serasa hoyong menjauh dariku, aku gak ridho dan nggak siap untuk itu… .

Hany tertekan dengan seringnya aku datang ke hny? maafkan aku. Da serba salah

Mudah – mudahan kamu mau bercerita yah.
Semangat kerjanya yah jaga kesehatanmu baik – baik, makan yang teratur biar tetep seger. Raih cita – citamu untuk kuliah, aku biar berusaha nabung buat menikah. Aku tak kuliah tak apa – apa yang penting engkau setidaknya bisa setaraf dengan saudara yang lain biar tidak dianggap sebelah mata. Engkau dihargai.
Beda pendidikan, pendidikan mu lebih tinggi, jangan rendahkan aku, itu sama hal nya merendahkan harkat dan martabat keluargaku. Hehe

Maaf kalau ada yang salah dariku, sifatku, sikapku, apapun itu semua tentang aku sampai sedetail-detailnya. Maafkan aku.
Aku cuma pengin baik, apabila caraku salah di hny, aku nggak keberatan hny untuk mengatakannya. Kita masih bisa bertemu dan berbicara bareng di atas sepapan meja 1 porsi pisang keju tabur coklat meses. Ditemani 2 gelas minuman kesukaanmu yang sering kali aku samakan minumanku dengan minumanmu. Karena belajar menyukai apa yang kamu sukai itu sesuatu buat aku.
Berbicara dengan gaya masing – masing asalkan tersampaikan.
Aku terbuka untuk hny, dan tak ada yang aku tutupi tentang kita. Tentang apapun asal ada ceritanya, aku pasti bercerita padamu.

Rindu, berbicara mengenai masa depan yang sama – sama kita susun bersama sambil naik motor Vixion Movistar cicilan.
Semoga engkau masih mau dan sanggup konsisten denganku sampai jamur kuning melengkung hingga kita bisa belajar bersama mengarungi gelombang maghligai dibawah satu atap yang sama.
I love you.

Aku hanya takut hari ini, bahwa kau akan dijodohkan dengan pilihan kakakmu. Hehe tau kan gimana hancurnya hihi
Kalau begitu, tamat aku dan harapanku yang selalu ku ingat dan aku imajinasi kan sebelum tidur sebagai pengantar tidur. Harapanku akan melayang tak menentu ditiup angin kemanapun arahnya. Terjatuh menjadi onggokan sampah – sampah cerita kelam yang berserakan. Karena engkau bila dipaksa pasti sulit untuk menolak.

Mudah – mudahan tidak terjadi. Dan kita masih berjalan di atas satu tujuan yang sama. Dengan merajut senyum atas cinta dan air mata. Menyebut nama masing – masing dalam barisan do’a yang dirapalkan secara konsisten.

Sampai surat ini di tangan hny, aku gak akan menemuimu dulu lagi yah, sesuai permintaanmu waktu itu. Minggu depan pun aku gak akan datang, kecuali hny ridho aku datang.
Bilang aja ke nisa, WA ke aku yah masanto kesini jemput hny, apabila memungkinkan, aku Insya Allah datang mudah – mudahan dengan kondisi yang baik, hati, jiwa dan perasaan.

Maafkan aku, aku sayang kamu.
Aku bermimpi dan mencoba mewujudkan mimpi bersamamu, bismillah 2020 yah.

Dilancarkan rizki dan segala urusan lainnya.

Demi nama baik dan hal lainnya, waktu mungkin tak akan pernah membohonginya segala rindu yang meresap dan mendekap perasaan. Demi sebuah harapan dan kisah yang menarik teruntuk mamahku, aku sangat tidak keberatan apabila sebuah pertemuan adalah dibatasi. Dibatasi sewajarnya yah, sayang. Rindu? Ditahan yah hehe

Apabila jarang bertemu, jangan risau yah, jgn khawatir dan jangan nakal hehe. Jga kondisi hati dengan baik karena apa yang hany rasa tentang ketidakenakan tentang aku dan kau, entah bagaimana aku bisa merasakannya perlahan.

Bagaimana? Hati yang tak enak, gelisah, jantung berdebar, tentang kamu.

Bagaimanapun entah mengapa aku tetap mempertahankan hny. Tak da kamusku dengan adanya masalah apapun aku akan pergi? Tak akan pergi selama berbagai masalah kita masih bisa bicara.

Kamu gadis sunda yang begitu baik banget buat aku, mudah – mudahan selalu begitu yah, sayang. Nyaris sempurna dari segi perasaan yang halus lembut. Kasih sayang yang menenangkan hati. Ucapan kata yang tidak pernah tinggi dan membentakku sebagai lelaki. Kekesalanmu yang tingkahnya lucu namun membuat ku terkadang bingung. Tapi engkau tetap cantik, seperti halnya aku baru ketemu kamu.

Sayang, kamu tau cantik dari segi pemahamanku tentang kamu?

Hidung sih hehe, pesek mu yang membuatmu tampak cantik. Dengan pandangan mata yang sederhana namun cahaya mata yang tidak terlalu tajam, tak masalah buat aku. Idung dan bibir yang sejajar singkron tapi manis.

Intinyaaku sayang kamu, neng.

Aq sedang berusaha keras untuk menyelesaikan keuangan biar cukup bayar dan ada buat nikah.

Tentang kamu : serpihan kaca sebelah // 085741226632

Diposkan pada Cerita

Gara – gara Online Shop

April 2018
Bulan kelahiran persiapan masuk usia 23 tahun. Angka yang berurutan dan tidak ada selisih. Usia berkurang dengan beban hidup bertambah hehe. Mungkin sepertinya bukan beban, lebih ke tanggung jawab dari sebuah keinginan, cicilan motor Vixion dan tabungan menikah. Motor selesai September 2019. Agenda menikah berharap tahun 2020. Aamiin semoga semua ada jalannya dan dilancarkan oleh Allah SWT.

Dengan gaji di perusahaan travel sangat lah terbilang minim. Dibawah UMK.
Salary yang diterima tak tembus 2 juta. Nasib. Tapi tak apalah, karena semua secara privasi perlu sebuah kesibukan entah apapun itu. Karena pada dasarnya dengan umur yang belum dewasa, masih blah bloh. Kerja itu bukan sekedar pandangan tapi sebuah identitas. Gengsi donk tidak kerja, walau pemasukan dikit tapi yang dikepengini besar. Besar pasak daripada tiang.
Mungkin ini adalah hal yang ceroboh menurut saya, menyadari juga akhirnya.
Kapan sadar ??
Ya sekarang, di 12 April 2018.
Kontrak kerja diputus yang harusnya jatuh tempo 18 April 2018.
Mimpi apa semalam ya?
Dengan rasa yang sebenarnya sudah dipersiapkan untuk menghadapi segala pahitnya sebuah pembicaraan yang terarah.

Jadi gini.
Ane masuk kerja di bidang tour travel Januari 2016 – April 2018, 2 tahun mengabdi ke perusahaan itu.
Banyak sih dan memang sangat banyak pengalaman bekerja dengan struktur dan manajemen yang baik ( awalnya ) . Karena kalau managementnya baik dan terprogram, Insya Allah segala sisi untuk karyawan juga baik.
Tapi sebelumnya hatur nuhun sudah memberi kesempatan untuk berkiprah di perusahaan Anda walau tanpa jenjang karir, itu itu mulu Ticketing – Tour Consultan.
Ya semua berawal dari bawah dan smpai akhir pun masih di bawah juga. Hehe, entahlah.
Secara ane adalah suku luar dan cuma satu – satunya suku jawa yang disitu selebihnya suku s*n*a. Tapi secara spesifik sih alhamdulilah mereka baik semua gk.ada masalah. Klo yang menurut ane agak gimana gitu yah, sudah pada resign. Alhamdulillah karena ya menurut ane gk cocok ajh, secara pandangan yang beda hehe tapi kan beda fikiran dengan si.bos.

Ke endingnya ajah dech buat pengalaman ajah.
Secara garis besar sih ini asumsi yang besar buat ane dan pendapat yang tidak meleset. 100% real.
Ane disamping memiliki pekerjaan utama di itu perusahaan, juga memiliki usaha sampingan, yaitu bisnis online shop, fashion wanita produk lokal dari Bandung ( tas, dompet, dan sepatu ) ig : dianolshop_bandung
Mulai menyentuh itu olshop pas bulan Juli akhir sampai sekarang masih berjalan.
Mungkin hasil belum kelihatan tapi ya lumayan buat jajan dan pulsa istilahnya mah, tapi kan tetep prioritas di kerjaan utama. Kenapa? Kan dapat gaji, walau di luar ekspetasi, dulu pas interview gaji dapat 2,1. Faktanya kan dibawah 2 juta wkwkwk, sekelas Bandung Kota lho perusahaan PT.
Mungkin hasil online bisa untuk menutupi harian jadi mulai dijarah tuh bisnis online smpai akhir tahun income rata – rata melebihi gaji di kerjaan utama, Alhamdulillah. Di sela – sela itu ya udah mulai merasa nyaman dengan online shop.
Dia tuh mulai curiga – curiga kayaknya. Tapi curiga dalam hal apa coba?
Absensi bagus, no bolos, kerja sesuai SOP, masih ada profit untuk perusahaan.
Kenapa tahu?
Ya karena koordinator yang memang sangat baik kepada bawahannya daripada lainnya ngasih tau ke ane.
” dia sibuk online shop an terus nggak ”
Ahh udah kebaca, kenapa dia nggak bilang langsung atau bagaimana gitu caranya. Faktanya sampai sekarang juga tidak pernah bilang sampai selesai kerjaan juga.

Kesimpulannya :
– Dilarang punya kerjaan sampingan disitu
Ane dapat gaji berapa? Emg cukup tong gaji segitu sementara ane perantau, akal sehat ya pasti bilang lah, memang kebutuhan cuma itu itu saja? Kalau masih UMK mah gk.masalah, dengan job desk yang tidak beda jauh dengan koordinator kan, gajian 2 kali lipat. Ahh entah lah.
Karena di atas semua yang begitu hehe yang bilang begitu, ya tau sendiri lah gaji mereka berapa sampai ada mobil terparkir, tepak jidat.
Kerja sampingan dilarang keras, bagaimana pun karyawan jangan maju.
Tapi aneh lho, ada ko yang bisnis sampingan yang sama, ada yang bisnis tas juga dan sambel.
Efeknya buat mereka ( bisnis juga ) ? Gak ada efek sama sekali. Haha
Jadi opsinya disini, masuk diskriminasi.
Kenapa? Ya begitulah, dia boleh masa aku nggak. Haha
Bukan siapapun yang mendekati atasan tapi atasan yang mendekati bawahan. Hehe.
Kacida teuing.

Tapi alhamdulillah kalau solusi aku adalah yang di cut.
Jadi terbebaskan dari ketidakadilan dalam menjalankan hak kewajiban.

Hatur nuhun.

Dan sampai saat ini ane masih main di online shop, walau belum sebagus kemarin – kemarin untuk omset, mudah”an kesananya kian membaik untuk kerjaan utama dan penghasilan utama. Aamiin

Terima kasih : hanilestari
Yang masih setia sampai sekarang, mudah – mudahan engkau tetap konsisten dengan anggukanmu, sayang.

Diposkan pada Cerita

Pengalaman Membuka Rekening BCA

Assalamualaikum.wr.wb

Selamat malam sahabat semuanya, para pembaca yang Budiman dan dirahmati Allah SWT.

Baru nongol lagi neh, lama juga saya tidak menulis lagi di halaman ini ya karena, hmm salah satunya malas Haha dan waktu yang memang tak saya sempatkan hehe malas terus menerus menggondol di hati.

Dalam kesempatan sekarang ane pengin berbagi pengalaman Membuka Rekening BCA.

Ya, ane sekarang masih ada di kota Bandung yang adem ayemm menurut ane, nyaman, bersih, dan tentram.

Kantor ada di Jl. Asia Afrika Bandung lupa nomor berapa.

Jum’at pagi jam 08:30 selepas dari pasar baru Bandung nganterin adik langsung meluncur dech ke lokasi.

Persyaratan untuk membuka rekening BCA ternyata tidak sulit ko, cukup mudah sekali. Justru lebih mudah dari bank lainnya, mudah seperti BRI juga.

Berikut saya bantu paparkan persyaratannya :

1. Foto copy KTP dan bawa KTP Asli/SIM

2. Foto copy KK / KK Asli

3. Uang sebesar Rp 500.000

4. Materai Rp 6.000

Itu syarat penting ya, berhubungan ane berasal dari Kebumen dan e-KTP Kebumen, ternyata tidak dipersulit ko. Tidak perlu surat penguat lainnya seperti rekomendasi, surat keterangan apapun. Juga NPWP tidak perlu.

Sebelum membuka ane juga sempat bertanya sama security dan teller mengenai prosedur dan oke dech keesokannya ane buka.

Langsung yaa.

Dari jalan Asia Afrika cari kantor BCA ada di sebelah kiri jalan, meluncur dengan Mio J

– Masuk parkir, pastikan motor aman ya gan dan jangan lupa ambil struk parkir.

– Masuk langsung, pasti akan diperlakukan dengan sangat ramah oleh security, asli ramah pisan, apalagi udah kenal, ane baru kenal walau tidak terlalu kental. Hehe, langsung ane paparkan maksud dan tujuan, buka rekening langsung dibantu diantar ke Bagian terkait.

– Eits langsung ketemu juga, ane dibantu langsung sama Mas Dian, kebetulan namanya sama hehe. Ramah juga dan sangat Ramah pelayanannya ko. Ditanya kembali maksud dan tujuan

– Pengecekan data KTP, SIM, KK untuk buka rekening dan cek secara online untuk e-KTP

– Dijelaskan fasilitas, keuntungan, dan berbagai pilihan produk termasuk jenis kartu

– Ane pilih Kartu ATM yang silver

– Ngbrol mengenai apapun tentang saya sekedar saja, 

– Tunggu sebentar dan sedang diproses sambil mengisi formulir dan surat lainnya. Banyak tanda tangan dan paraf.

– Tidak sampai 30 menit, selesai dech

– Pulang

Begitu mungkin kurang lebihnya ya,

Maaf radaa malas nih keburu ngantuk 

Wassalamu’alaikum.wr.wb

Diposkan pada Cerita

Keadilan apakah?

Pada kenyataannya disini penuh diskriminasi mengenai posisi dan hak. Bagaimana tidak apapun yang menyangkut masalah hak dipublikasikan ke semua bagian dalam satu team.

Walaupun masih dalam kemasan isu – isu, tapi hangatnya membuat senyum sedikit mencuat pada bibir – bibir yang bersangkutan.

Lantas bagaimana dengan beberapa orang sebagai penguat team dan pemasok untuk penambahan omset transaksi? Hanya bisa gigit jari dan mengeluh menepuk dada sendir. Menepuk pundak rekan lainnya sebagai pertanda harap sabar.

Bagaimana bisa konsisten dan begitu patuh pada aturan-aturan yang dicanangkan oleh senior – senior yang menduduki jabatan pimpinan. 

“Hak” bukan lah sesuatu yang tabu dan memang harus diperjuangkan. Hidup ini memang keras dan lebih keras dari goncangan apapun untuk mendapat makan dan hak keadilan.

Apa titik masalah yang sebenarnya?

Sederhana saja, duduk di kursi yang sama, bagian yang sama, desk job yang sama, kapasitas beban yang sama, tanggung jawab yang tidak berbeda jauh. Hanya posisi yang berbeda.

Nampaknya beberapa gelintir orang hanya sebagai pelengkap yang dimanfaatkan. Lalu apa? Meminimalisir pengeluaran rutin bulanan.

Pemangkasan tanpa sepengetahuan dan manipulasi data hak – hak yang dilaporkan juga nampaknya tak diendus secara benar – benar oleh pihak yang bersangkutan. Dan masih terus berjalan membohongi dan membodohi.

Kerja keras? It’s oke. Bagian dari sebuah usaha yang memang seharusnya dipertimbangkan. Faktanya ini adalah sebuah formalitas yang dibesar-besarkan.
Salam dunia (ke)dua (r)a(ja)

Diposkan pada Cerita

…. , neng

Cinta, kasih sayang dan rindu. Beberapa kata yang bisa digabungkan bagi yang bisa menggabungkan. Layaknya perasaan yang sebenarnya begitu sederhana namun makna begitu luas dan tak mudah dipahami, terlalu abstrak.Cinta, belum tentu sayang.

Sayang, pasti cinta.

Mungkin begitu juga diriku padamu neng.

Entah bagaimana aku begitu menyayangimu hingga detik ini juga. Walau kadang dugaan perasaanku tak begitu yakin mengenai dirimu. Entah darimana waktu akan menunjukan bahwa kau tak begitu.

Sampai detik ini dan ketika aku menulis ini pun aku menyayangimu. Entahlah dengan kepastianmu.

Betapa rindunya hati ingin bertemu sekali saja di waktu tertentu. Entahlah, aku tak membuat janji lagi bahkan datang tiba – tiba. Dengan dugaan pasti, kau tak bisa kutemui. Entah apa alasannya, aku tak paham pastinya, alasan pastinya.

Dari beberapa kali kebelakang memang begitu adanya. Ya bagaimana lagi, aku tak bisa memaksanya. Biarkan berjalan seadanya saja. Ikhlas iklhas kecewa. 

Hujan pun dikebut apalagai reda, hingga terjebak sampai malam dan kau telah di rumah.
Malam ini, di pertengahan malam tadi entah berapa tetes air mata yang membasahi bantal warna pink. Dengan menangis diam – diam hanya sesekali tarik nafas lewat hidung agar tak tersumbat dan tak didengar adiku.

Ya begitu rasanya.

Aku menangisimu neng, dari rasa yang sudah begitu mendalam kasih sayangku. Dari rasa yang sudah begitu nyaah pisan, entah bagaimana denganmu. Sinyalmu membuatku terus berjuang. Tapi terkadang kamu berperasaan atau apa istilahnya dengan lelaki lain. Tapi memang sih bebas, secara tak ada hubungan yang mengikat pasti diantara kita. Ya tapi begitu cemburunya aku atuh neng.

Menjaga perasaanku masih begitu kecolongan, sampai sebegitunya aku harus menangis, menangisimu.

Kamu yang nota bene sudah tak mau berpacaran tapi mau nggak mau diajak pacaran saat ada yang nembak.
Begitu sederhanakah perasaan sebuah cinta dan tanpa cinta. Sesederhana itukah? Mau dan gakmaunya? 

Bagaiman dengan sebuah keseriusan? Bagaimana kalau aku serius dan begitu serius padamu?
Apakah mengoleksi secara lepas lelaki dan membandingkan sebuah rasa pengertian, perhatiannya, kasih sayangnya, cara berfikirnya dll sebagainya? Dengan respon yang sama saja terhadap kesemuanya?
Entahlah.

Semoga kau tak begitu yang ku gambarkan. Begitu cukup dan sangat terangat cukup menjaga perasaan menjaga hati sedemikian rupa. Pilihan ada padamu neng.
Apabila suatu saat nanti dan memang bukan aku, baiklah terima kasih.

Bertemu memang untuk tak disatukan. Cukup belajar.

Pasti ada yang begitu bisa menghargai sebuah rasa dan perasaan dan menjaga cinta, dengan tak begitu mudah terlalu baik pada “siapapun” .

Setidaknya tulisan ini jadi wacana, ketika kau membaca.

Aku begitu sayang padamu.

Aku begitu tak ada pilihan lain, serasa muara terakhir. Jangan disia – siakan apabila tak keberatan dan sreg.

Umur tak menjamin, tapi apabila berfikir serasional mungkin kau tampaknya paham sendiri.

Apabila engkau begitu membolak – balikan , menarik ulur hati, mencoba dan selalu mencoba cinta dari sana dan dari sini, engkau akan selalu jadi percobaan.
Bagi lelaki sepertiku itu sangat tidak pantas, mencoret cerita masa lalu kelak.

Cinta bukan sebuah alasan untuk mencoba dan dicoba, mikir.

Cinta saja tak dijaga, bagaimana dengan perasaan.

Bagaimana dengan si dia yang ini, yang di mimpi dan tak punya no hp dan sosial media? Apakah bohong saja?
Aku berdo’a, semoga Allah selalu membuka jalan Nya, aamiin

Diposkan pada Cerita

Surat Ramadhan

Assalamu’alaikum. wr. wbSelamat pagi neng.

Neng, nama panggilanmu yang serasa lebih hmm entahlah bagaimana rasa yang menyeruak dalam dadaku.

Hani Lestari. Nama asli yang kau sandang dengan bangga pemberian orang tua.

Pesek. Nama panggilan yang sesuatu, sering kali ku lontarkan. Lebih simple memanggil neng, neng hanilestari, neng hny, atau hny adjah.
Engkau pasti masih tertidur lelap ya neng? Setelah selesai kerja menghampiri meja makan bersama partner kerja yang lain. Dilapisi derai tawa dan senyum. Sesekali bersenda gurau mengusik pembicaraan masa lalu masing – masing, tak jauh dengan hal yang berkaitan dengan cinta.
Selamat pagi neng… .

Bulan suci telah tampak di depan mata, tak perlu berhitung lama – lama, tinggal beberapa jam saja. Bulan yang begitu sangat dirindukan umat islam di penjuru dunia.

Aku juga merindukannya tentu. Selain mengenai peningkatan amal ibadah serra hal lain yang berkaitan dengan agama, juga pasti tentang pengiritan tak makan siang hihii, bagaimana denganmu? Masih suka ngemillkan neng? Hehe distop dulu yahh…

Neng hanilestari

Sebelum benar – benar menyentuh dengan hati yang sedalam – dalamnya, izinkan aku untuk menyampaikan sesuatu yah. Tentunya tentang permintaan maaf.

Maaf yang sebesar – besarnya padamu.

Dari beberapa patah kata atau mungkin banyak kata yang pernah menyakiti hatimu, perasaanmu dan sisi lain yang tak bisa kusebutkan satu persatu. Maafkan aku.

Dari sisi aku yang terkadang kesal padamu. Kesal menunggu kabarmu dan lain sebagainya yang tak pantas kukatakan tentunya. Aku mohon maaf yang neng.

Dari rasa kesal menunggu pulangmu dari tempat kerja ketika aku tengah berada di luar sana. Maaf kan aku ya, aku sadar bahwasanya semua aku tak bisa mengatur seorangpun untuk mengikuti kemauanku. Maafkan aku ya, aku paham setiap orang punya maksud dan tujuan masing – masing, tanpa paksaan apapun.

Maafkan aku apabila pernah memaksa tentang sesuatu yang mungkin engkau tak sejalan dengan hal itu.

Maafkan aku.

Maaf apabila kesannya agak lebay hingga harus menulis begini dan dikirim diam – diam neng.

Aku baru sesekali ini menuliskan pada seorang wanita, kamu.

Telah kusadari aku lebih sering bertukar pikiran denganmu, berbagi alasan apapun mengenai suatu hal bahkan cerita cerita, ini alasanku menulis.

Maafkan juga tentang “perasaan”ku.

Dan prasangka – prasangka yang terkadang pas dan tidak pas. Itu tak apa bagimu, tapi terkadang keruh mendung di sini ( hati ) dan basah di mata.
Maaf apabila pernah membuatmu kesal atau mungkin kesal yang berlarut – larut.

Dan sisi hal lain yang tak bisa disebutkan satu persatu neng.
Aku lebih suka menulis. Apabila berbicara yang direncanakan aku takan bisa. Pasti bahasanya belepotan, bergetar dan salah tingkah. Percaya diri di hadapan wanita itu gak mudah, di depanmu misalnya hehe
Marhaban Yaa Ramadhan
Selamat menunaikan ibadah puasa.
Ditunggu selalu kabarmu, setiap hari.

Semoga selalu dilimpahkan kesehatan, rizki yang lancar dan berkah. Aamii aamiin aamiin
– [ ] Wassalamu’alaikum. wr. wb