Diposkan pada Tanpa kategori

Susahnya Mendapat Pekerjaan !

Di zaman yang serba canggih yang diibaratkan telah masuk zaman globalisasi bukanlah sebuah zaman yang sepele, tetapi ini adalah zaman yang kompleks dan tidak fleksibel dari berbagai kalangan,
Semakin tahun semua jenjang pendidikan akhir yang mayoritas setara SMA/SMK juga perguruan tinggi di Indonesia selalu meluluskan para peserta didiknya yang dianggap selesai dan meraih predikat LULUS. Entah itu bagus atau pas pasan sebuah nilai yang diraih ketika masa belajar itu.
Berbicara di luar hal itu, pekerjaan adalah pekerjaan. Kerja adalah melakukan aktifitas yang menghasilkan uang atau penghasilan demi menmenuhi kebutuhan hidupnya, baik yang masih sendiri atau yang memiliki tanggungan.
Disamping itu yang penuh dengan embel – embel yang muter ngalor ngidul ngetan ngulon ora genah, bahwasanya setiap manusia perlu yang namanya pekerjaan ya untuk menunjang kebutuhannya donk.

Di zaman yang serba canggih ini kadangkala nilai reputasi sebuah pendidikan tidak ada harganya sama sekali masbro, kadang itu dianggap sebuah formalitas belaka yang menghabiskan berapa lenabar uang. Bukan kah itu hal yang miris yang secara tidak langsung memandang sebelah mata sebuah pendidikan atau mungkin mengesampingkan nilai pendidikan yang ditrunjukan dengan selemabaran kertas Ijazah yang berisi deret angka.

Memang kadang setiap orang memiliki persepsi yang berbeda – beda mengenai pendidikan, tentunya yang paling terendah adalah yang hanya menilai dengan sewudele dewek. Loe kira sekolah itu hanya main -main saja kaya anak kecil hanya saja ada di lingkup lembaga pendidikan. Tapi kali ini kita jangan terlalu mendebatkan hal itu, lain kali saja pada waktu yang tepat dan lebih ekstrem tentunya,

Oke kita mulai dengan penjabaran yang sesuai dengan pandangankun saja uah,
Sebenarnya lowongan pekerjaan itu sangat vbanyak jumlahnya, sangat banyak bro. Mungkin info terdebut tak hanya didapat dari teman, sahabat, kerabat, atau mungkin dari keluarga. Bisa juga dari internet, wahh kalo dari internet mah jangan ditanya deui da eta mah pasti seeur pisan da, tue percanteun mah mangga cobaan ,,,
Dengan berbagai latar belakang pelamar yang berbeda – beda kadang juga menjadi bahan diskriminasi dan penyimpangan sosial lainnya. Dan ini yang sebenarnya sangat menjengkelkan sekali toh. Mulai dari diskriminasi lulusan SMA, SMK, MA bahkan yang lainnya sampai tingkat sarjana..
Dengan gaya baru era zaman modern yang semuanya dikuasai oleh yang namanya uang alias money, itu sebenarnya bukan hal yang asing lagi kan? iya tidsk asing lagi bagi kebanyakan orang terutama Indonesia yang saat ini tengah dilanda krisis ekonomi yang merobek semua lapisan masyarakat, miris…..

Uang memang bukan segala – galanya, tetapi segalanya itu perlu uang. Seperti halnya mencari pekerjaan, sma saja uang juga berkuasa lho, kadang testing – testing sebuah perusahaan itu sebuah formalitas belaka yang penting mah uang masuk bray. Ya mau bagaimana lagi orang itu sudah menjadi prosedur, kita ya ga bisa otak atik. ngahuleung weh, cingogo mereun,,,,
atuh da kumaha deui,,,,

Terkadang memang banyak loker yang dipasang di tempat tertentu yang menjelaskan posisi dan lain sebaginya, iya kan iya kan??
Mencari kerja memang tidak tidak semudah yang dibayangkan ketika lulus sekolah gan, manis pahitnya kerasa banget tapi lebih kerasa pahitnya plus asinnya keringat kita dari ketek, noh jilat hahahaaaa.
iya lah gan, kadang lamaran kerja yang kita kirimkan baik lewat pos atau menitipkan langsung ke perusahaan itu terkadang dianggap sebuah sampah saja, tidak dibuka hanya didiamkan sampai beberapa lama, meuni tega,

Ada sih pekerjaan tapi harus melalui orang dalam yang disebut harus ada networkingnya, harus punya jaringannya agar lebih mudah walau itu hanya proses test, nah yang tidak punya relasi kan bengong doang, melongo atuh euy,, nah ini diskriminasi, secara tidak langsung ini tidak menunjukan keprofesionalnya terhadap bagian rekruitmennya, lihat dulu reputasi pendidikannya, atau mungkin juga organisasinya dan pengalman kerja lainnya, barangkali mendukung kan ini aset yang berharga dalam pengembangan perusahaankan? Kalau hanya mengajukan yang dikenal wah ini mah teukaci, diskriminasi ini.

Terkadang juga harus lewat yayasan/outsourching dengan embel – embelnya yang berujung php, lah wong banyak ko,, Terkadang prosesnya itu sangat lama lah kalau bagiku sampai 2 – 3 bulan dan itu belum tentu lulus,, ada pula sebagai alasan menjawab pertanyaan para pencaker yang kadang memang menyebalkan, menunggu informasi via sms atau bisa telpon saja, nah disini kita juga harus pinter dalam mencari yayasan kalau sekiranya kita perlu masuk kerja denga jalur yayasan,,, ya memang tidak gratis kalo lewat jalur ini, lah wong uauasan juga perlu pemasukan toh, tidak gratis, ya memang berbeda lah tarif test tiap yayasan. Tapi kalo memang yaysan itu sudah ternama sih memang rata-rata diberitahu secepatnya…

Ada pula jalur nyogok, nyogok pete hehe, iya nyogok kerja lah bro, dengan nominal yang ditentukan oleh pihak tertentu bisa masuk kerja . Dan kisarannya juga lumayan bro smapai sekian juta untuk mendapatkan satu posisi saja yang terkadang gajinya juga mendukung, ya dengan alasan kepepet dari pada ga ada pekerjaan, isin karo tanggane dll,, adapula yang nyogok tapi ditipu dan diphpin, deuh,, uang melayang kerjaan ga dapet, apesss,,,,

Ada pula jalur Job Fair yang saingannya juga luar biasa banyaknya,,

dalam hal mencari pekerjaan itu di atas udah tek lakoni smapai habis berapa duit dan itu hasilnya NOL, tahun 2015 kuanggap apes, tidak kudapat pula pekerjaan apapun itu, ya selain gengsi juga hehehe adapula alasan lain yang tak perlu aku publikasikan, kekeuh weh baheula mah hoyong damel diditu weh mbung anu tempat lainn mah ….. senakin tambah umur pula bahwasanya semua itu harus dikejar, tidak boleh santai dan berleha – leha, kurangi gaya,,
setidaknya kita bisa tersenyum aman apabila kita ditanya kerja dimana? karena bagiku pekerjaan itu termasuk harga diri seorang lelaki bro, ya walau maalah gaji mungkin masih dibilang miris tapi setidaknya kita tidak menganggur broo..
semua itu dari pekerjaan lah pokoknya, segalanya dari pekerjaan masbro, terutama cwo,
walau toh ga dapat kerjaan tapi juga harus punya alternatif lain yaitu wirausaha, gampangane ya dagang, tapi terkadang banyak yang masih gengsi juga untuk pilihan terakhir itu..
dan di tahun 2016 ini di Januari akhirnya aku mendapat pekerjaan, walau masih ngambang, kan training, bagus kinerjanya ya ditarik perusahaan ga bermutu ya ditendang, tapi setidaknya kita harus selalu punya rencana yah,,, harus itu mah,,

Jangan berhenti berjuang dan selalu semangat, lihat orang tua kita yang tidak mengeluh dalam membiayai pendidikan kita,,,, itu saja satu motivasinya, no pacar no gebetan,,,,

ya ini hanyalah kutipan daripada pas kerja shift malam ga ada konsumen, mending ngblog aja,

salam sukses,

Iklan

Penulis:

Asal Kebumen, mencintai gadis Garut (h). Penyuka tahu isi dan pesekmu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s