Diposkan pada Tanpa kategori

Namanya, Hani Lestari

Katanya memang manis, geulis, imut. Dari suku sundanese asli Garut. Tak begitu aku mendengarkan tentangnya yang menurut temanku adalah sebuah kelebihan. I don’t care, karena memang aku tak terlalu peduli  waktu itu pada seorang gadis.  Yang sudah ketemu sekalipun, ya sekedar ketemu dan tak kenal begitu jauh. Dalam transaksi jual beli maksudnya.

Hani Lestari namanya. Dua kata yang memang berkaitan, Indo banget memang, tak ada kesan dari tanah sunda. Nama untu tanah jawa pun masuk. Hmmm. Ahh entahlah. Tidak perlu difikirkan dalam – dalam mengenai sebuah nama.  Waktu itu hanya satu. Kerja dan tetap bekerja sambil menunggu ijazah SMA.

Proses bla bla bla yang memang tak sengaja dan tak ada niat untuk berkenalan memang pda awalnya. Hanya saja HP dan nomor HP ku dipinjam setiap hari kerja. Untuk sms.an ceunah, ya dengan Hani Lestari dan teman seperjuangan SMK di Garut. No problem mau dipake untuk apa saja, yang penting mah jangan untukm kejahatan lainnya. Amal dech pulsa. Tapi apa artu sebuah pulsa, memang berarti sih, hahahaa.

Ku coba pada suatu malam, waktu itu sih Bulan Mei 2014 dan kayaknya masuk bulan Juni juga sih, ahh lupa ane udah. Ku coba  dech speak speak hahaa. Ya seenggaknya iseng – iseng kenalan dech, inget da waktu itu baru pulang kerja sambil jalan menuju tukang roti bakar di depan pasar Ancol Karapitan, Bandung.

Dan seterusnya seterusnya sampai sekarang masih komunikasi intens. Tiada  hari selalu dapat sapaannya, walau sebatas good morning. Tapi semakin kesini kesannya memang sudah berubah, dan sebenarnya dari beberapa bulan puasa tahun 2015 mulai berubah. Dari sisi hatiku sendiri. Ada sesuatu yaang hendak disampaikan, tapi memang belum saatnya. Ane masih menjunjung konsistensi utuk tidak mengenal cinta lagi guys. Rasanya terlalu dini waktu itu. Tapi aku berusaha stand by kalo ada suatu sentilan sms misalnya. Rasanya memang sudah berbeda

Tapi entahlah itu yang dinamakan apa, terbungkam( emoticon kurang dari 3 ). Fikiran mulai melayang kesana akhirnya. Entahlah, kadang logika tak bisa kompromi dengan perasaan. Cinta datangnya darimana yang sebenarnya? Otak? Hati?Mata?

Dalam perkenalan hanya beberapa kali menelpon, pada tahun 2015 di atas bus Primajasa Bandung – Cikarang dalam perjuanganku mencarii pekerjaan baru. Saaat ini dan sampai saat ini, sebelum saat ini pun rasa-rasanya semangatku cuma disitu saja, nggak ada di tempat lain selain keluargaku sendiri. Dari berbagai sajak, cerita, puisi dan karya tulis lainnya, aku hanya mendeskripsikan namanya, Hani Lestari. Berbagai cerita dan berbagai status Facebook dan BBM. Tapi nampaknya kau memang peka juga, kadang aku bergetar sendiri, Adakah sebuah rasa yang terjalin melalui batin secara tidak sengaja? Setia do’a memang selalu aku selipkan namanya, sehabis sholat Fardhu dan Sunnah.

Nama lain yang memang sering kusebut adalah pesek. Iya pesek. Sayang banget sama mamahnya, dan memang dia wanita penyayang banget, perasaannya sangat dalam. Dalam penilaian dari sisi jiwa dan hembusan nafas dari batin memang perangainya baik, lembut, kasih sayangnya luas. Namun ada sisi lain yg kadang memang membuatku cemburu, hahaa yaitu teman deketny. Atiku kemrungsung ndu, males kalo aku mbahas kesana-kesana, bikin mood turun. Pernah sih ditanya memang pernah megungkan cinta dan sama-sama cinta. Glegerrr, aku lemes bacanya. Walau bagi dia kesannya entahlah, tapi memang membuatku aduhh biyung. Tapi semakin kesini memang berubah, dan aku percaya dengan perubahan yang sekarang. Walau pada dasarnya lelaki kadang mempermasalahkan masa lalu wanita, aku coba posituve  thinking saja sih. Tapi kalo memang pada suatu saat nanti aku tahu dan benar – benar tahu akan terjadi sesuatu yang tak ingin kulihat, i’m stop here, no reason.

Bukan rasa sekedar rasa tapi ini sudah menjadi kenyamanan di sisi jiwa dan fikiran. Menjadi dan menjadi, jadi sayang dan berusaha nggak akan menghilang, kamupun berkata demikian. Lekas bertemu yah neng, banyak yang ingin bicarakan padaku. Walau kadang merasa minder. Aku hanya lulusan SMA walaupun kau sekaramg juga demikian, SMK. Saudaramu yang kebanyakan menempuh pendidikan tinggi di dunia perkuliahan.


Tapi Allah lah yang menentukan semuanya. I believe Allah.

Selamat tidur nyenyak malam ini, Minggu, 28 Agustus 2016 1:16 di shift 3

 

Iklan

Penulis:

Asal Kebumen, mencintai gadis Garut (h). Penyuka tahu isi dan pesekmu. Persiapan Mahar Ar Rahman, 2021 Insya Allah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s