Diposkan pada Cerita

Kapok Naik Bus dari Purwokerto by XXX

Ternyata saya baru ingat, punya pengalaman yang memang tak menyenangkan ketika hendak berpergian ke tanah rantau mencari pekerjaan di Kota Bandung. Perlu ditulis disini, sebagai momentum dan catatan pribadi58679228terminalpurwokerto.jpg. Seftidaknya sebagai pelajaran lah buat saya, keluarga saya atau bahkan untuk pembaca yang budiman seperti Anda semua, meuni melow kie, hahaha,,,

Okelah saya tulis kronologinya dari awal ya, cekidott sedotttt,

Waktu itu entah hari apa, entah Rabu atau Kamis di tanggal 6 dan 7 Januari 2016. Pokoknya sekitaran tanggal dan hargi itu dech, lupa – lupa ingat. Ketika itu saya seorang diri berencana menuju Kota Bandung untuk mencargi pekerjaan setelah lam menganggur hampir setahun di tahun 2015, hehe ya bukan berarti malas mencari pekerjaan guys, kaga masuk dan kaga pernah dipanggil sama perusahaan, entahlah.

Yang jelas saya emang asli Puring, Kebumen, Jawa Tengah dengan Burung Lawet adalah ikon Kota Kebumen, dengan semboyan Kebumen Beriman ( Bersih, Indah, Mamnfaat, Aman, Nyaman) Apa simbol kotamu? Efitss ko jadi nglantur kemana-mana, wah ghimana ini bang Jarwo, hahaha, oke kembali lagi yahh, Waktu itu  saya prepare dari rumah menuju Gombong. Rencana sih dengan kendaraan umum, ada sahabat saya yang baik hatinya, Riko Agus Saputra, hehe tidak sengaja sebelum otw Bandung selalu pamitan walau sekedar lewat pesan pendek SMS, Formalitas perpisahan guys. Maklum kami jaramg bertemu, dia Kuliah di UNNES Semarang prody Geografi sedangkan ane di Bandung. Oke dech, sekitaran jam 8 pagi lebih sekian dia datang dengan kuda roda 2  Jupiter Biru. saya langsung crett naik juga. Degan kecepatan sedang saja tanpa helm, ane dibawa terbang menuju Gombong. Masuk ke pasar dulu sih untuk membeli makanan ringan Nopia kesukaan adiku tersayang. Blenyeng selesai, kami langsung menuju poll bus Budiman yang letaknya di sebelah barat Rumah Sakit Muhammadiyah Gombong. Rencana naik bus besar Budiman yang langsung tujuan Bandung dari arah Yogyakarta. Sesampai disana saya langsung ke turun, sahabat saya pulang, disangoni ora gelem langsung mlayu bae karo motore, ya wis makasih, kebetulan juga saya lagi boke juga waktu itu, hehe

Langsung duduk di kursi panjang di belakang agen penjualan tiket  busnya. Saya ngga nanya sama agennya, lumayan bro harga tiket sama komisi agennya bisa 20.000-30.000, ya sudah nyelonong saja saya , males nunggu di depan juga. kretek krtetek bus Budiman datang menepi secara lembut ke sisi kiri jalan menghamiri agen. Laksana tanpa suara, tanpa klakson juga, bus nyelonong pergi. Sialnya, saya ketinggalan bus Budiman. Salah saya sih sebenarnya, saya terlalu sibuk dengan HP Smaartfren saya, hadeuh keringgalan bu, yang hanya beberapa detik saja. Damn, saya kejar itu bus tapi gagal. Waktu itu berfikir ahh pulang saja.

Tai saya tidak pulang, diasih tau sama kaka saya, ke Purokerto saja pake micro bus Kebumen – Purwokerto. Katanya disana memang banyak bus, asal jangan salah bus saja.. Ya sudah saya putuskan ke PuRwokerto dengan bus kecil omprengan ke terminal. Menempuh perjalanan sekitar hampir 2 jam. Saya naik di Gombong sekitar jam 10 sampai di Purwoketo jam 12 lebih. Panas pula, kadang penuh sesak di dalam. Dan yang memang tidak bersahabat itu mengenai tarifnya, kampret banget. Sya waktu sebelumnya hanya tarif 15,000 nett, lah ii ko ditarik 35.000, anjay. ” Pak deneng larang temen, wong aku biasane be paling 15,000 koh” “BBM mundak mas” “20.000 bae ya” dan dia menolal. Dengan ikhlas ora ikjlas saya terpaksa bayar tuh 30.000 dengan enuh kekesalan.

“Tolong untuk Dinas terkait di Kabupaten Kebumen untuk sidak atau menentukan tarif yang sesuai eraturan lah, jangan dibiarkan saja mereka-mereka menaikan tarif seenaknya. Mana kebijakannya?”

===========================================================================

Sampailah di terminal Purwokerto, Jawa Tengah dengan perasaan dongkol, kesuh ko.  Masuk mencari Masjid melakukan kewajiban guys. Selesai itu langsung cari bus menuju Bandungb. Bnayak yang nawarin jugasuruh ke bus ini us ini langsung Bandung.

Saya ditarik ke bus PO. HxxxM, langsung Bandung katanya. oke saya langsung manut saja, wong tidak terlalu ngerti sih, ngga nunggu Budiman atau Sinar Jaya dulu.

Saya baca dulu tulisan tuh di busnya. Busnya memang bukan ukuran besar, 3/4 mungkin. Hanya pintu di depan. Kondisi AC, tempat duduk kecil pendek , alah biyung. Tulisannya memang rame. Purwokerto-Bandung via Tasikmalaya. Terus ada tulisn apalagis aya lupa, pokoknya banyak dech. OKe bus berangkat. Saa kira Air Suspension ternyata, tlepong garing lah. Denga tarif 80.000, edan kie anjir, menurut perkiraan ngga sampai segitu ahh. Budiman saja saya waktu itu ditargik 85.000 pluss air minergal dan makan gratis, budiman emang goog. Lah ini selisih 5,000 saja, yah sial lagi seperti dari Gombong. Saaya naik Sinar Jaya saja kena tarif 60.000. AC oke. Aduh biyung ujian apamaning iki, pasrah. Mencoba menikamati perjalanan yang tidak kuketahui jalurnya, naganh ngenehora jelas, say pikir ikut jalur besar langsung Banjar -Taik ternyata ini masuk ke pelosk yang tidak ku ketahui nama daerahnya, ampun,.

TERIPU DISITU

Dengan perjalanan yang lumayan lama sampai jam 6 sore kalo tidak salah itu. Sampai di depan poll PO Primajsa, semua penumpang disuruh turun. Lho katanya sampai bandung pak ko cuma sampai sini saja. Kami disuruh langsung keluar dan naik ke bus primajsa. Turun saja tidak usah bayar lagi naik bus Primajsanya. Aneh, disitu saya agak bingung juga, waduh kayakny sih tidak akan masuk terminal Cicaheum atau Leuwi Panjang. Nah itu bus nya tulisan daerah luar Bandung, Bekasi kalo tidak salah. Wah kemungkinan dan pasti ini akan diturunkan di toll nih. Kalau tidak Cileunyi ya Buah Batu atau Moh. Toha. Langsung saja waktu itu saya naik saja itu bus Primajasa dan termenung sejenak, lalu saya putuskan untuk turun lagi dan naik bus kecil tadi. Pak saya sampai sampai poll  Budiman saja. Ya sudah naik, dan diatas ternyata ada cash back sebesar 20.000. nih buat bus Budiman, tinggal nambahin 10.000. 10.000 ndasmu, tarif Budiman saja Tasikmalaya-Bandung Rp 42,000. =======================================================================

Naiklah ke Bus Budiman, alhamdulillah masih ada kursi kosong walau di belakag, sebab waktu itu memang hampir penuh semuanya sih. Dengan tenang masuk dan nyalakan AC. wuihh segernya. Budiman emang nomor satu dech buat saya. Nyaman dan crew nya juga enakeun. Selain itu ada jadwal sholatnya juga, itu waktu saya naik Bandung – Yogyakarta.

Saran saya sih sebelum naik bus. Tentukan arah dan tujuannya dan jangan sampai salah lho, kalo buta wilayah wah bisa hilang. Selain itu, ketahui apa saja armada busnya. Jangan samppai salah juga. Kalo saran saya lagi mending naik bus yang punya reputasi bagus.

Sekian dari saya, terima kasih.

Iklan

Penulis:

Asal Kebumen, mencintai gadis Garut (h). Penyuka tahu isi dan pesekmu. Persiapan Mahar Ar Rahman, 2021 Insya Allah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s