Diposkan pada Tanpa kategori

Apaan sih (1 Oktober 2015)

Engkau yang parasnya sulit kulenyapkan dari lamunanku. Tunggu aku di Kota bermartabat. Esok pagi aku akan pergi sejenak dari panasnya mentari Bekasi yang hawanya begitu kental dengan kawasan industri. Berteman peluh dan keringat. Dilekati debu jalanan yang manja. Asap hitam pekat yang membumbung tinggi dari cerobong pabrik manufactur begitu mengepul menodai langit. Aku esok akan datang. Menemui engkau. Melukis bahagia yang akan ku lihat dari sorot matamu itu yang bening. Kuharap tiada air mata yang menitik membasahi pipimu. Kuharap hanya ada seulas senyum lepas didepanku. Senyum yang kurindukan setiap malam datang menjemput tidur. Menciptakan mimpi membuai lelapku. Biarpun ada air bening menitik, aku siap mengusapnya perlahan. Sembari meresapi gemasnya pipimu. Biar kuusap dengan kasih sayangku yang melekat. Aku tiada mampu berkata cinta sefasih pujangga yang bahasanya lirih. Hanya mampu melakukan seia sekata dengan suara hati bahwa aku mencintaimu. Mencinta sosok lahir batinmu yang menundukanku. Tunggu aku di batas kota sebelah timur sisi sawah menghadap pegunungan. Biar sawah kering tiada suasana seromantis itu bagiku. Akan kuluapkan rindu yang menggebu. Biar tak sesak menghimpit dada. Biar lekas sirna noda hati yang mengotori. Jangan kau risau menunggu. Aku tiada berbohong. Tidak pula mengingkari janji. Wkwkwk apa’an sih :v

Iklan

Penulis:

Asal Kebumen, mencintai gadis Garut (h). Penyuka tahu isi dan pesekmu. Persiapan Mahar Ar Rahman, 2021 Insya Allah.

2 tanggapan untuk “Apaan sih (1 Oktober 2015)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s