Diposkan pada Ilusi dan Imajinasi

Upps

Kembalilah pada yang kau ikrarkan tentang sebait cinta. Iya padanya. Pada lelaki yang kala itu ada di depanmu dengan senyum. Seyum kalian berdua yang menyatu di siang hari. Di bawah teduhnya nauangan pepohonan. Ataupun dibalik layar HP. Dengan susunan kata indah yang dirajut seindah cakrawala. Menyusup ke hati. Menimbulkan senyum simpul yang manis. Melegakan hati. Kembalilah dan jangan menunjukan nuansa yang tak bersahabat padaku ketika ku sebut namanya di depanmu. Percayalah, ketika itu adalah pilihanmu tanpa dorongan atau pengaruh dari pihak lain di luar sana. Jangan berpaling dari sebuah bayangan yang diciptakan. Jua dari mimpi yang kalian gambarkan pada sepetak imajinasi di antara langit – langit kamar.

Tak perlu menegok padaku dengan segala apapun. Aku bukan siapa – siapa yang mampu membantu sesuatu padamu.

Pulanglah pada pelukan hangatnya tanpa mengeluh padaku tentang sebuah ikrar. Jangan kemari membawa tangis yang mengiris ataupun sendu yang berbumbu. Kan ada lelaki disana, di hatimu juga. Di segala sudut. Di sosial media yang kau pinjamkan. Bukan aku. Cukup.

Jangan membawa berita untuk saat ini tentang apapun.
Pulanglah.
Iklan

Penulis:

Asal Kebumen, mencintai gadis Garut (h). Penyuka tahu isi dan pesekmu. Persiapan Mahar Ar Rahman, 2021 Insya Allah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s