Diposkan pada Ilusi dan Imajinasi

Malam Itu

Malam adalah waktu peristirahatan dari lelahnya aktivitas siang. Yang menghangatkan adalah sambutan mesra. Yang menyejukan adalah senyum.
Adakah malam bagiku adalah menggulung sebuah rekam jejak dalam layar imajinasi yang telah lama dilihat dan dituliskan sebuah harapan?
Lalu menguburnya sedalam mungkin tanpa bisa ditengarai lagi di suatu masa. Adalah tidak mungkin hal itu terjadi.
Hanya satu, ada sesosok wajah yang begitu adem dipandang, dengan senyum yang tak pernah retak, sedikit masa lalu yang bernuansa cinta.
Disitu ada sisi kemurnian yang sama di dalam sini (hati), dengan kepolosan dan lugu yang membalut sepertinya keasyikan tersendiri yang akan membingkai sebuah cerita.

Saatnya mungkin sejenak mengurangi sebuah pembicaraan, setidaknya mengurangi atau menstabilkan stabititas relung hati yang sepertinya ada bisikan yang keras mendesing.

Iklan

Penulis:

Asal Kebumen, mencintai gadis Garut (h). Penyuka tahu isi dan pesekmu. Persiapan Mahar Ar Rahman, 2021 Insya Allah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s