Diposkan pada Cerita

Surat Ramadhan Part 2

Assalamu’alaikum
30 Ramadhan 1439 H // 14 Juni 2018
Assalamu’alaikum
Hanilestari, masih menjadi nama yang sangat viral dalam diam ku ini. Sangat familiar dalam ingatanku yang gampang lupa akan sesuatu, tetapi tidak dengan kau. Nama yang sangat populer dalam tiap mimpi – mimpi masa depanku yang ingin kuraih sendiri, selebihnya denganmu.

Ini yang sebenarnya aku sebut sebagai surat Ramadhan part 2 di tahun ini setalah surat pertama launching dan aku pun lupa isinya untuk surat pertama itu.
Ini surat yang sebenarnya tak berarti apa – apa, hanya sebagai ungkapan rasa bersyukur dan bahagia atas nikmat dan karunia Allah memperkenalkan salah satu hamba Nya yang tidak pernah kuduga sama sekali, kau. Tentunya saja bahagia dan banyak merasa bahagia daripada sedih, karena sedih setaraf dengan rasa jengkel yang kuanggap adalah pemanis hubungan untuk saling mengerti dan memahami. Menjadikan pelajaran yang sangat berharga, terutama untukku.

Ini adalah tulisan yang telat dan sangat telat karena bertepatan dengan malamsaja.bir menyambut Idul Fitri.
Dan tulisan ini aku awalnya tak memiliki tema khusus dsn terarah. Frontal saja menulis dengan santai. Karena cinta bisa merubah segalanya, ciee. Apapun itu cinta, tak ada istilah diam dan menyerah. Bismilah, aku takkan mau berhenti di tengah – tengah.
Dengan Ramadhan yang hampir usai ini, banyak sih sebenarnya yang ingin aku sampai kan dan mungkin memang singkat. Seperti pembicaraan harian ketika bertemu denganmu.

Menyambut idul fitri, maafkan aku yang sudah pulang terlebih dahulu meninggalkanmu ke kampung halaman yang Insya Allah engkau akan sesekali bahkan sering kali menginjakan kaki penuh ridho dan cinta di tanah Kebumen, denganku, aamiin.
Maafkan yah, mungkin sepertinya merubah semangat mau ketika aku pulang hha aku kepedean lho yank, sebesar pengaruh itu kah haha tapi bagaimana pun bentuknya darimu tentang aku, terima kasih yah. Karena itu serasa sesuatu yang besar dalam riwayat rasa yang sungguh – sungguh dari seorang wanita, alhamdulillah itu darimu.
Dalam kondisi menulis, aku tau engkau pasti sedang bekerja lembur dari berangkat jam 07:00 hingga Shubuh jam 04:00. Sepertinya jam kerja yang sades, sangat zadiz. Jam kerja yang luar biasa, tenagamu dan niat yang sangat luar biasa, entahlah denganku apabila berada di posisi mu, sedih itu pasti, cape apalagi. Tapi secara khusus aku begitu kasihan tapi di sisi lain sekuat itu kah sayang? Ini salah satu alasan aku ingin selalu dekat denganmu, halal. Mempertahankan semampunya, seridhonya.
Dan ketika last day di Bandung, sebenarnya aku ingin sebentar bertemu denganmu tapi mungkin kondisinya berbeda, tapi ya sudahlah. Yang terpenting kita masih bisa komunikasi dengan baik, dan yang sangat penting engkau dalam kondisi baik – baik yah.
Nulis apalagi yah kira – kira?
Soalnya menulis dalam kondisi sangat bising laju kendaraan, bising knalpot. Euforia yang selalu melekat itu suasana takbiran yang selalu ada dalam moment seperti ini. Alhasil aku masih bingung.

Mungkin sangat banyak sih yank permintaan maafku ke kamu. Walaupun bagaimana juga serasa memang banyak salah.
Mungkin perlu diperjelas kah yank haha

Sebenarnya banyak sayang haha
Maafkan aku dengan kondisi yang masih seperti ini. Mungkin kondisi memang lagi di bawah dan sangat dibawah hingga kebahisan uang pas lebaran hehe dadas yank.
Penghasilan tetap belum ada tapi aku berusaha tetap berpenghasilan, dengan cara apapun. Walau belum bisa mulai menabung lagi buat menambah lengkap anggaran menghalalkanmu. Maafin yah, walau kau sering kali bilang kamu gpph dan gk pernah menuntut, secara blak – blakan aku bilang, aq hanya ingin berubah memperbaiki nasib. Sebenarnya sih itu urusanku hehe karena pada intinya, support darimu sangat berharga
Alhasil engkau melakukan itu, big thank. Ini salah satu kenapa aku tak ingin beranjak pergi dan singgah ke lain hati. Karena memulai itu tak semudah yang difikirkan. Tak seperti yang dibayangkan. Banyak sih kalau dari sisi fisik terutama cantik. Aku sangat tau sebagai lelaki banyak wanita dan masih banyak wanita cantik yang lebih darimu yank, tapi ya aku gkmau untuk melirik sedikitpun, dalam artian minta nomor WA gitu hehe karena ya aku merasa kau jauh lebih penting, dan memang tak ada kepentingan khusus dengan mereka – mereka.
Mempertahan jauh lebih sulit daripada memulai dan memulai memang termasuk sangat sulit. Aku semenjak mengenalmu walaupun belum pernah bertemu, aku begitu yakin denganmu. Aku berusaha menjaga diri dan membuat komitmen sendiri sampai ada sesuatu yang menggetarkan darimu hehe.

Maafkan aku apabila dalam setiap pertemuan terdapat kata – kataku yang mngkin terkesan nada suara tinggi dan melukai mu, maafkan aku yah. Walaupun kamu tak pernah bilang, maafkan aku yah. Dari semua yang kubaca dari banyak cerita, aku ingin tetap lembut pada pasanganku kelak, bismillah. Walau belajar juga termasuk hal yang tak mudah, aku yakin engkau mau membantuku untuk hal itu. Dengan memberi tahu hal – hal yang tidak engkau sukai untuk dibahas secara tuntas. Tolong kasih tau itu, biar aku memahamimu lebih baik lagi. Karena aku ingin menjadi sesuatu yang baik untukmu dari segala sisi, walau tak sempurna setidaknya kita bisa sama – sama menyempurnakan.

Maafkan aku untuk setiap kali prasangka yang tidak baik. Maafkan aku, karena atas dasar cemburu aku suka begitu tak jelas. Mungkin kau tau kenapa aku cemburu kan? Aku tidak mau saja engkau tergaet dengan lelaki lain hehe asli sekarang mah nggak ridho sayang. Tapi seringkali bilang engkau tak akan nakal, aku menjadi kembali yakin lagi, intinya apa? Komunikasi. Mungkin hal tidak suka sudah saya paparkan di surat sebelumnya ketika aku ke pasar baru tiba – ribaa ngambek hihi

Semoga engkau dalam kondisi selalu baik – baik saja dan sehat walaupun jarang makan hehe ini dia kebiasanmu yang memang aneh sayang. Jarang makan terutama nasi 😀
Jangan memusuhi nasi lho yah, nanti pada akhirnya aku harap kita bisa makan bareng bahkan setiap hari dengan mesra sepiring berdua hehe ciee makan lah neng, tidak apa – apa sedikit yang penting kamu makan nasi beberapa suap. Tapi 2 piring juga bagus😂😁
Itu sih paling, jaga pola makan supaya tetap kondisi baik – baik saja.

Ada yang berbeda tahun ini dan kemarin, tahun kemarin masih cuek – cuekan mereun hny nya tahun ini udh beda, manggilnya juga udh beda yah wkwkwk jarang didengar weh pokoknya hehe tapi tahun ini hmm 😘😘

Maaf lahir batin yah, mohon maaf atas segala kesalahanku, baik dari sisi perkataan atau pun perbuatan yang menyakitkanmu secara perasaan ataupun laiinya yah sayang.
Mohon maaf.

Semoga kita tetap awet dan makin lengket saja ya secara hubungan sampai benar – benar halal dan seterusnya. Aamiin Aamiin.
Salam yah buat keluarga di Garut.
Wassalamu’alaikum wr.wb

Iklan

Penulis:

Asal Kebumen, mencintai gadis Garut (h). Penyuka tahu isi dan pesekmu. Persiapan Mahar Ar Rahman, 2021 Insya Allah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s